PERANCANGAN WEBTOON 'THE WRONG SHADE' EPISODE 1 'JUST OKAY' SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP STANDAR KECANTIKAN PADA PEREMPUAN

Authors

  • Zahra Zaskia Octavianty Universitas Negeri Jakarta
  • Desy Sugianti Universitas Negeri Jakarta
  • Rahmawati Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

Webtoon, standar kecantikan, perempuan, komik digital

Abstract

Episode 1 webtoon The Wrong Shade, berjudul "Just Okay", dirancang untuk menunjukkan bagaimana tekanan standar kecantikan di media sosial membangkitkan kembali luka emosional lama dan mengikis rasa percaya diri perempuan muda yang rentan. Perancangannya memakai pendekatan kualitatif berbasis design thinking, dengan tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Datanya berasal dari kuesioner yang bertujuan sebagai penyaringan (screening) dan wawancara mendalam dengan perempuan yang pernah mengalami tekanan serupa. Produksi mencakup pengembangan sinopsis dan eksplorasi judul, perancangan tokoh protagonis Keira, storyboard, line art, dan pewarnaan bergaya webtoon. Cerita dimulai ketika Keira melihat iklan produk pelangsing di media sosial. Iklan itu membawanya kembali pada komentar tentang penampilannya semasa SMA dan awal kuliah, lalu cerita memuncak pada komentar anonim yang menghancurkan rasa percaya dirinya yang baru mulai pulih. Calon pembaca yang menguji episode ini menilai alur slice of life-nya relevan dan mudah dipahami. Proporsi karakter, ekspresi wajah, dan teknik bayangan membangun resonansi emosional bagi mereka, dan beberapa di antaranya menyarankan perbaikan gradasi warna. Episode pembuka ini meletakkan landasan naratif yang komunikatif untuk mengkritik konstruksi sosial standar kecantikan dan mengajak pembaca merenungkan pengalaman serupa. Secara pendidikan, karya ini berimplikasi sebagai media literasi media alternatif yang membekali perempuan muda dengan kesadaran kritis untuk mengenali dan menolak konstruksi sosial standar kecantikan yang merugikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aggleton, J. (2019). Defining digital comics: A British Library perspective. Journal of Graphic Novels and Comics, 10(4), 393–409. https://doi.org/10.1080/21504857.2018.1503189

Aisyah Fadilah, Kiki Rizki Nurzakiyah, Nasywa Atha Kanya, Sulis Putri Hidayat, & Usep Setiawan. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(2), 01–17. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i2.938

Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.

Cryspine Hermellia Vigata, M., & Taufik Rakhman, R. (2025). PERANCANGAN DESAIN ILUSTRASI DIGITAL KECANTIKAN BERDASARKAN PERSPEKTIF PEREMPUAN USIA 13-49 TAHUN BEAUTY VISUAL DESIGN BASED ON THE PERSPECTIVE OF WOMEN AGED 13-49 YEARS. Jurnal Strategi Desain Dan Inovasi Sosial, 7(1), 11–28. https://doi.org/10.37312/jsdis.v7i1.9866

Docfinderkorea. (2023, November 27). Standar kecantikan Asia vs. standar kecantikan Barat. Docfinderkorea. https://docfinderkorea.com/id/news/view.php?idx=537

Elfina, E., Waskito, Darmi, R., & Maksum, H. (2023). Pengembangan media pembelajaran komik strip berbasis flipbook digital pada mata pelajaran projek ilmu pengetahuan alam dan sosial. Indonesian Journal of Computer Science, 12(4). https://doi.org/10.33022/ijcs.v12i4.3258

Etcoff, N. (1999). Survival of the prettiest: The science of beauty. Anchor Books.

Kahiraputri, Z. N. (2023). Webtoon tentang body positivity untuk tingkatkan percaya diri pada remaja perempuan. E-Proceeding of Art & Design. https://repository.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/191901/slug/webtoon-tentang-body-positivity-untuk-tingkatkan-percaya-diri-pada-remaja-perempuan.html

Kant, I., & Pluhar, W. S. (2010). Critique of judgment. Hackett.

Lawson, B. (2006). How designers think: The design process demystified (4th ed.). Architectural Press.

Lestari, A. F., & Irwansyah. (2020). Line Webtoon sebagai industri komik digital. SOURCE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 134–148. https://doi.org/10.35308/source.v6i2.1609

McCloud, S. (1994). Understanding comics: Writing and art. Harper Perennial.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Novik, A. (2019). The impact of beauty standards on society. http://Edoc.Bseu.by:8080/Handle/Edoc/80267

Pedalino, F., & Camerini, A.-L. (2022). Instagram use and body dissatisfaction: The mediating role of upward social comparison with peers and influencers among young females. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3). https://doi.org/10.3390/ijerph19031543

Pitaloka, K. V. (2025). Media influence on unrealistic beauty standards and their effect on body image. Cakra Communico: Journal of Communication Science, 2(1), 11–17. https://doi.org/10.17977/um087v2i1202511-1

Samodra, F. P. (2024, June 4). Sejarah standar kecantikan di Indonesia, kenapa harus putih? Liputan6. https://www.liputan6.com/hot/read/5611796/sejarah-standar-kecantikan-di-indonesia-kenapa-harus-putih

Santika Permatasari, I., Lestia Ananda, A., Setyawan, M. P., Majesty, M., Bahan, T., Krisnawati, M., & Maghfiroh, A. (2025). Transformasi simbol kecantikan perempuan ideal dari abad kuno hingga era media massa. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier, 9(11), 193–204. https://sejurnal.com/pub/index.php/jkii/article/view/5513

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Surya, W., Agung, A. S., & Cahyadi, J. (2016). Perancangan komik strip sebagai media layanan masyarakat untuk bijak dalam bersosial media. https://www.neliti.com/publications/86489/perancangan-komik-strip-sebagai-media-layanan-masyarakat-untuk-bijak-dalam-berso

Sutomo, S., & Kusmaryono, I. (2025). Literature review: Penggunaan komik digital sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian belajar dan berpikir kritis. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 5(1), 101–112. https://doi.org/10.32665/jurmia.v5i1.4074

Tjakrawerdaja, W., Wibowo, F. C., Kustandi, C., & Arymbekov, B. (2025). Effectiveness of digital storytelling comics based on a deep learning approach in enhancing environmental awareness among elementary school students. Journal of Environment and Sustainability Education, 3(4), 606–618. https://doi.org/10.62672/joease.v3i4.169

Victoria, J. F., & Sutanto, S. M. (2023). Perancangan komik digital dalam meningkatkan kesadaran terhadap self-love dan social media positivity untuk generasi Z. Jurnal Seni Nasional Cikini, 9(1), 45–54. https://doi.org/10.52969/jsnc.v9i1.225

Wirasari, I. (2016). Kajian kecantikan kaum perempuan dalam iklan. https://doi.org/10.25124/demandia.v1i02.278

Downloads

Published

2026-10-19

How to Cite

Zaskia Octavianty, Z., Sugianti, D., & Rahmawati. (2026). PERANCANGAN WEBTOON ’THE WRONG SHADE’ EPISODE 1 ’JUST OKAY’ SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP STANDAR KECANTIKAN PADA PEREMPUAN. Global Research and Innovation Journal, 2(3), 832–841. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1589

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 29 30 31 32 33 34 

You may also start an advanced similarity search for this article.