ADAPTASI DOKTRIN MARKET SHARE LIABILITY DALAM GUGATAN PENCEMARAN UDARA MULTI PELAKU GUNA MENDUKUNG SDG 3

Authors

  • Sukma Rimadani Mukti Universitas Negeri Semarang
  • Andika Dwi Wahyu Putra Universitas Negeri Semarang
  • Rifa Dwi Arini Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Adymas Hikal Fikri Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Market Share Liability, pencemaran udara, multi pelaku, pertanggungjawaban lingkungan, SDG 3

Abstract

Pencemaran udara multi pelaku di Indonesia menimbulkan persoalan hukum karena sulitnya pembuktian hubungan kausal antara kerugian korban dan pelaku pencemaran tertentu. Meskipun Pasal 88 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 telah mengadopsi prinsip strict liability, mekanisme tersebut belum mampu mengatasi problem kausalitas dalam pencemaran udara yang bersifat kumulatif dan difus. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterbatasan sistem pertanggungjawaban hukum lingkungan Indonesia serta mengkaji relevansi adaptasi doktrin Market Share Liability (MSL) sebagai mekanisme pertanggungjawaban proporsional dalam gugatan pencemaran udara multi pelaku untuk mendukung perlindungan kesehatan dan pencapaian SDG 3. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doktrin MSL kompatibel dengan sistem hukum Indonesia karena mampu menggeser pembuktian kausalitas individual menjadi pertanggungjawaban proporsional berbasis “pangsa emisi.” Adaptasi tersebut dapat didukung melalui data SISPEK, ISPU, dan model dispersi atmosfer. Penerapan MSL tidak hanya memberikan keadilan korektif bagi korban pencemaran udara, tetapi juga memperkuat fungsi preventif hukum lingkungan melalui internalisasi biaya eksternalitas polusi dan peningkatan kepatuhan standar emisi, sehingga mendukung perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albin, F. E., Santoso, R. B., Dewantara, C. B., Amin, R. F., & Fikri, M. A. H. (2026). Pertanggungjawaban hukum lingkungan atas banjir rob Semarang dalam perspektif SDGs 13 Climate Action. Jurnal Serambi Hukum, 19(2), 45–64.

Aminah, S., 2022. Hak konstitusional atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dalam perspektif negara hukum Indonesia. Jurnal Konstitusi, 19(2), pp.210–225.

Asian Transport Observatory, Air Quality and Transport Emissions in Asia 2025: Country Profiles (Bangkok: ATO Secretariat, 2025), hlm. 47.

Asian Transport Observatory. (n.d.). Transport and air pollution profiles: Indonesia. Asian Development Bank. Retrieved May 10, 2026, from https://asiantransportobservatory.org/analytical-outputs/countryprofiles/profile-indonesia/

Efendi, Z., Sitanggang, I.S. and Syaufina, L., 2023. Analisis dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan dengan pendekatan text mining. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 10(5), pp.1039–1046. Available at: https://doi.org/10.25126/jtiik.2023107248.

Faradila, N.S.A., Sribintoro, C.A., Siraj, N.A., Izyan, R.M. and Fikri, M.A.H. (2026) ‘Tanggung Jawab Hukum Korporasi terhadap Kebakaran Hutan dalam Perspektif Hukum Lingkungan di Indonesia’, Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan. Available at: https://doi.org/10.6679/f2drp286

Fikri, M.A.A., Najicha, F.U. and Handayani, I.G.A.K.R., 2021. Penerapan strict liability oleh perusahaan dalam rangka konservasi lingkungan hidup di Indonesia. Indonesian State Law Review, 3(2), pp.103–109. Available at: https://journal.unnes.ac.id/journals/islrev/article/view/23001.

Greenpeace Southeast Asia. (2024, August 29). South Sumatran residents sue plantation companies over peatland smoke haze. https://www.greenpeace.org/southeastasia/press/66462/south-sumatran-residents-sue-plantation-companies-over-peatland-smoke-haze/

IQAir. (2024). 2023 world air quality report. https://www.iqair.com/world-air-quality-report

IRAC 2023, The Sustainable Development Goals Report 2023: Special Edition, United Nations, New York.

Jati, D.R., Fitrianingsih, Y., Utomo, K.P. and Sulastri, A., 2023. Identifikasi potensi asap akibat kebakaran hutan terhadap rencana pembangunan tapak PLTN Kabupaten Bengkayang. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, August 30). 740 fasilitas kesehatan disiapkan untuk tangani dampak polusi udara. https://www.kemkes.go.id/id/740-fasilitas-kesehatan-disiapkan-untuk-tangani-dampak-polusi-udara

Marzuki, PM 2021, Penelitian Hukum, Kencana, Jakarta.

Nailizza Weni Bhamatika et al. 2025). "Dari Regulasi ke Implementasi: Problematika Pengawasan dalam Menghadapi Ancaman Lingkungan Hidup di Indonesia," PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora 4 (4), 5248.

Niravita, A., Masyhar, A., Rodiyah, R., Suhadi, S., Chhachar, V. and Fikri, M.A.H. (2025) ‘The Potential of Criminal Sanctions in Indonesia’s Spatial Planning Law from a Sustainable Development Perspective’, Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development, 4(2). Available at: https://doi.org/10.15294/ijel.v4i2.19096

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (2021). Putusan Nomor 374/Pdt.G/LH/2019/PN.Jkt.Pst. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/lt6768cef64a99e/putusan-pengadilan-negeri-jakarta-pusat-nomor-374-pdtg-lh-2019-pnjktpst/

Prasetyo, A., 2022. Penerapan prinsip strict liability dalam penegakan hukum lingkungan di Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 7(1), pp.88–102.

Putri, N.A., 2024. Problematika kelembagaan dalam pengawasan pencemaran lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 11(1), pp.55–70.

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 374/Pdt.G/LH/2019/PN.Jkt.Pst; dikuatkan oleh Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 594/PDT/2021/PT.DKI, 17 Oktober 2022.

Rahmawati, D. and Nugroho, R., 2021. Keadilan lingkungan dalam perlindungan hak masyarakat terhadap pencemaran industri. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(3), pp.341–356.

Saharjo, B.H., 2022. Penelitian manajemen pencegahan kebakaran di Indonesia (asap, kabut asap, penurunan emisi GRK, dan deforestasi). Journal of Tropical Silviculture, 13(1), pp.1–13. Available at: https://doi.org/10.29244/j-siltrop.13.01.1-13.

Sindell v. Abbott Laboratories, 607 P.2d 924 (Cal. 1980).

Soekanto, S & Mamudji, S 2015, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat, Rajawali Pers, Jakarta.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. https://sdgs.un.org/goals

World Health Organization. (2024, October 24). Ambient (outdoor) air pollution. https://www.who.int/westernpacific/newsroom/fact-sheets/detail/ambient-%28outdoor%29-air-quality-and-health

Yuliana, R., 2023. Pertanggungjawaban hukum korporasi dalam kasus pencemaran lingkungan oleh multi pelaku. Jurnal Rechtsvinding, 12(2), pp.177–192.

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Rimadani Mukti, S., Dwi Wahyu Putra, A., Dwi Arini, R., & Adymas Hikal Fikri, M. (2026). ADAPTASI DOKTRIN MARKET SHARE LIABILITY DALAM GUGATAN PENCEMARAN UDARA MULTI PELAKU GUNA MENDUKUNG SDG 3. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 730–745. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1271

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.