PENDEKATAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DALAM PROSES PENYEMBUHAN GANGGUAN JIWA DI PONDOK REHAB JIWA DESA PRAMBATAN – BALEN – BOJONEGORO
Keywords:
Keagamaan, Penyembuhan, Gangguan JiwaAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi Pendekatan Pendidikan Keagamaan dalam proses penyembuhan gangguan jiwa di Pondok Rehab Jiwa Desa Prambatan, Kabupaten Bojonegoro, dengan menggunakan kerangka teori Dadang Hawari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pasien, pengasuh pondok, terapis, dan masyarakat sekitar, serta observasi partisipatif terhadap kegiatan keagamaan dan terapeutik di pondok rehab. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur untuk menggali persepsi, pengalaman, dan dampak dari Pendekatan Pendidikan Keagamaan terhadap proses penyembuhan. Observasi partisipatif dilakukan untuk memahami konteks sosial dan budaya yang melingkupi kegiatan keagamaan di pondok rehab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi praktik keagamaan (seperti shalat berjamaah, dzikir, dan pengajian) berperan penting dalam menciptakan ketenangan batin, memperkuat motivasi untuk sembuh, dan mendukung reintegrasi sosial pasien. Temuan ini sejalan dengan teori Dadang Hawari yang menekankan bahwa kesehatan jiwa tidak hanya dipengaruhi oleh aspek biologis dan psikologis, tetapi juga sangat bergantung pada dimensi spiritual dan sosial. Dalam kerangka pendekatan bio-psiko-sosio-spiritual, praktik keagamaan dipandang sebagai bagian dari terapi spiritual yang dapat meredakan gejala kecemasan dan depresi serta menumbuhkan ketenangan jiwa. Temuan kunci penelitian meliputi: (1) praktik keagamaan berfungsi sebagai mekanisme terapi spiritual yang membantu menstabilkan kondisi emosional pasien; (2) dukungan keluarga dan komunitas berperan penting dalam membentuk lingkungan sosial yang suportif, mempercepat proses pemulihan dan menurunkan risiko kekambuhan; serta (3) kegiatan terapeutik berbasis komunitas (seperti berkebun dan kerja bakti) menjadi bagian dari terapi sosial yang memperkuat relasi antarpasien dan memperkuat rasa memiliki dalam komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model rehabilitasi Pondok Prambatan tidak hanya membuktikan relevansi teori Dadang Hawari dalam konteks kontemporer, tetapi juga menawarkan kerangka holistik bio-psiko-sosio-spiritual untuk layanan kesehatan mental di masyarakat religius. Implikasinya mencakup rekomendasi kebijakan untuk mengintegrasikan Pendekatan Pendidikan Keagamaan dalam sistem kesehatan mental nasional, dengan penekanan pada kolaborasi antar-pemangku kepentingan dan adaptasi kultural.
Downloads
References
Alawiyah, Desi, and Iin Handayani. “Penanaman Nilai Spiritual Dalam Dimensi Psikoterapi Islam Di PP. Rehabilitasi Salafiyah Syafi’iyah Nashrun Minallah.” KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal) 6, no. 1 (2019): 23–32. https://doi.org/10.24042/kons.v6i1.4073.
Andini, Mutiara, Djumi Aprilia, and Primalita Putri Distina. “Kontribusi Psikoterapi Islam Bagi Kesehatan Mental.” Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity 3, no. 2 (2021): 165–87. https://doi.org/10.32923/psc.v3i2.2093.
Ariadi, Purmansyah. “Kesehatan Mental Dalam Perspektif Islam.” Syifa’ MEDIKA: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan 3, no. 2 (2019): 118. https://doi.org/10.32502/sm.v3i2.1433.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2016.
Diah Puspita, Syifa. “Kesehatan Mental Dan Penanganan Gangguannya Secara Islami Di Masa Kini.” Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah 12 (2022): 2–3. http://e-journal.poltekkes-palangkaraya.ac.id/jfk/.
Farhan Lutfhi Azidan, Zikri Raudhatul Ahsan. “Keyakinan Terhadap Kitab Al Qur-An Terkait Penyembuhan Masa Nabi Muhammad SAW , Hal Tersebut Misalnya Terlihat Dari Riwayat Abu Said Al-Khudri Diturunkan Kepada Nabi Muhammad SAW Melalui Perantara Malaikat Jibril . Al-Qur ’ an Baik Di Dunia Maupun Di Akhi,” no. 5 (2024).
Hawari, Dadang. Dimensi Religi Dalam Praktek Psikiatri Dan Psikologi. Jakarta: Balai Penerbitan FKUI, 2009.
Hawari, Dadang. Al-Quran Ilmu Kedokteran Jiwa Dan Kesehatan Jiwa. (Jakarta: Dana Bakti Prima Yasa, 2001.
Mukhlis, Imam, and Muhammad Syahrul Munir. “Konsep Tasawuf Dan Psikoterapi Dalam Islam.” Spiritualita 7, no. 1 (2023): 62–74. https://doi.org/10.30762/spiritualita.v7i1.1017.
Ramadhan, A. “Penanaman Nilai-Nilai Religius Bagi Peyandang Cacat Mental Eks Psikotik Di Rumah Pelayanan Sosial Martani Kabupaten Cilacap,” 2017. http://repository.uinsaizu.ac.id/id/eprint/2641%0Ahttp://repository.uinsaizu.ac.id/2641/2/Cover%2C Bab I%2C Bab V%2C Daftar Pustaka.pdf.
RI, Kementerian Kesehatan. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Jakarta: Kemenkes RI, 2020.
Rosidi, Rosidi, and Umi Aisyah. “Psikoterapi Islam Untuk Penyembuhan Penderita Gangguan Jiwa Di Pondok Pesantren Al-Hikmatul Qur’an Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.” Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam 10, no. 2 (2020): 132–40. https://doi.org/10.29080/jbki.2020.10.2.132-140.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Istighosah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.