EKSISTENSI HUKUM WARIS ADAT MINANGKABAU DI TENGAH MODERNISASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA BARAT DAN ADAT

Authors

  • Rayi Kharisma Rajib Universitas Negeri Semarang
  • Amira Fayola Qabil Universitas Negeri Semarang
  • Maylan Caroline Sinaga Universitas Negeri Semarang

Keywords:

dualisme hukum, hukum adat Minangkabau, hukum perdata Barat, modernisasi, pluralisme waris

Abstract

Pluralisme hukum waris di Indonesia merupakan arena dialektika antara sistem hukum adat Minangkabau yang matrilineal-kolektif dengan hukum perdata Barat yang individualis-bilateral. Artikel ini menganalisis eksistensi hukum waris adat di tengah gempuran modernisasi melalui lensa pluralisme hukum dan sosiologi hukum. Ditemukan bahwa modernisasi tidak hanya menggeser praktik ekonomi, tetapi juga merekonstruksi kesadaran hukum masyarakat melalui pendidikan dan urbanisasi. Kesimpulannya, ketahanan hukum adat Minangkabau terletak pada kemampuannya melakukan renegosiasi identitas melalui konsep "harta pusaka rendah" yang menjadi jembatan antara nilai komunal adat dan kebutuhan individual modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abunawas, A., Amriani, A. and Hendrianto, E. (2023) Modernisasi hukum Indonesia melalui revisi KUHPerdata. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 6(2), pp. 863–869.

Adelia, I., Wang, L. and Tarigan, T.M. (2023) Keunikan hukum waris adat Minangkabau. El-Mujtama, 4(1), pp. 73–79. Available at: https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i1.3187

Asiandu, A.P., Malayudha, A.G. and Sari, W. (2023) Indonesian inheritance system based on Islamic law, civil code, matrilineal customs, and gender equality perspectives. Sangkep, 6(1), pp. 55–73.

Asyrofil, F., Bagus, M.D. and Rozieq, N. (2023) Sistem hukum waris adat Minangkabau. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS), 2(1), pp. 94–102. Available at: https://www.scribd.com/document/794706486/94-102-Sistem-Hukum-Waris-Adat-Minangkabau

Azaria, A. (2022) Pembagian warisan tanah hukum adat Minangkabau dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam. Parental: Jurnal Hukum dan Budidaya, 10(2), pp. 75–75. Available at: https://doi.org/10.20961/jolsic.v10i2.57743

Ehrlich, E. (2017) Fundamental Principles of the Sociology of Law. London: Routledge.

Faridha, E., Wiranata, I.G.A. and Rodliyah, N. (2024) Analysis of inheritance distribution among Minang community against high heritage and low heritage. Indonesia Private Law Review, 5(2), pp. 79–88. Available at: https://doi.org/10.25041/iplr.v5i2.3463

Griffiths, J. (1986) What is legal pluralism? Journal of Legal Pluralism and Unofficial Law, 18(24), pp. 1–55.

Hamka (1984) Islam dan Adat Minangkabau. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hazairin (1982) Hendak Ke Mana Hukum Islam? Jakarta: Tintamas.

Judiasih, S.D., Kusmayanti, H., Rajamanicham, R. and Artiana, M.M. (2025) The developing of Minangkabau customary inheritance. Media Iuris, 8(3), pp. 529–552. Available at: https://doi.org/10.20473/mi.v8i3.76766

Karimah, I. and Gunawan, A.I.Y. (2024) Implementasi hukum adat dalam pembagian dan penyelesaian sengketa waris pada masyarakat Minangkabau: Studi kasus Kerapatan Adat Pagaruyung. Available at: https://doi.org/10.47467/as.v6i2.7102

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)

Kurnia, I., Fernandha, R.D. and Goldwen, F. (2023) Kewarisan dalam hukum nasional. JSA, 1(4). Available at: https://doi.org/10.24912/jsa.v1i4.28312

Mukhsin, F.R. and Hasbi, M.I. (2023) Sistem kewarisan kolektif masyarakat adat Minangkabau dalam perspektif hukum dan pelestarian budaya Indonesia. Available at: https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i12.842

Musyaffa Abidin, F.R., Putri, A.S., Maryam, T.A., Maharani, M.A., Fahrhezi, T.A. and Sakti, M. (2024) Analisis perbandingan pembagian harta waris berdasarkan hukum adat Minangkabau dan KUHPerdata. Jurnal Hukum Statuta, 3(2), pp. 115–127. Available at: https://doi.org/10.35586/jhs.v3i2.8279

Putri, I.D., Amelisca, D. and Nengsih, S. (2019) Pewarisan menurut hukum waris Islam terhadap sistem kekerabatan matrilineal Minangkabau. 2(2), pp. 197–212. Available at: https://doi.org/10.20473/NTR.V2I2.13916

Syarifuddin, A. (2004) Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat Minangkabau. Jakarta: Gunung Agung.

Ter Haar, B. (2011) Asas-asas dan Susunan Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita.

Triani, L.D., Saragih, D.P., Savero, M.A., Airlangga, A.R., Fazya, N.A., Husna, A. and Pratama, A.W.S. (2024) Pengaruh modernisasi terhadap pemeliharaan tanah ulayat di Minangkabau. Birokrasi, 2(2), pp. 146–157. Available at: https://doi.org/10.55606/birokrasi.v2i2.1180

Zulfadli, W.B. and Oktaviani, W. (2025) Implementasi perpindahan warisan pusaka tinggi menjadi pusaka rendah dalam adat Minangkabau perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Bustanul Fuqaha. Available at: https://doi.org/10.36701/bustanul.v6i3.2640

Zulkifli, S., Syofiani, S., Julyansyach, F. and Febrianda, I. (2023) Filosofi nilai budaya matrilineal di Minangkabau dan hubungannya dengan pengembangan hak-hak perempuan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Langue and Parole. Available at: https://doi.org/10.36057/jilp.v7i1.617

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Kharisma Rajib, R., Fayola Qabil, A., & Caroline Sinaga, M. (2026). EKSISTENSI HUKUM WARIS ADAT MINANGKABAU DI TENGAH MODERNISASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA BARAT DAN ADAT. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 173–181. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1215

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.