PEMBATASAN HAK MENOLAK WARISAN OLEH DEBITUR PAILIT DALAM PERSPEKTIF ACTIO PAULIANA

Authors

  • Rayi Kharisma Rajib Universitas Negeri Semarang
  • Virgo Ervan Rogabe Samosir Universitas Negeri Semarang
  • Ghaisan Dhiya Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Actio Pauliana, Penolakan Warisan, Kepailitan

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembatasan hak menolak warisan oleh debitur pailit dalam perspektif actio pauliana dalam hukum positif Indonesia. Permasalahan utama yang dianalisis meliputi apakah penolakan warisan oleh debitur pailit memenuhi unsur-unsur actio pauliana, serta bagaimana mekanisme perlindungan hukum bagi kreditur terhadap tindakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap KUH Perdata, Undang-Undang Kepailitan dan PKPU, serta doktrin hukum yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan warisan oleh debitur pailit secara doktrinal dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan hukum yang memenuhi unsur actio pauliana, karena dilakukan secara formal, tidak diwajibkan oleh hukum, dan berpotensi merugikan kreditur dengan mengurangi boedel pailit. Meskipun demikian, hukum positif Indonesia belum mengatur secara eksplisit mengenai pembatasan hak tersebut, sehingga menimbulkan kekosongan norma dan ketidakpastian hukum. Dalam praktik, perlindungan terhadap kreditur masih bergantung pada penafsiran hakim dan inisiatif kurator melalui pengajuan actio pauliana.Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembaruan regulasi yang secara tegas mengatur kedudukan hak warisan dalam kepailitan serta kewenangan kurator untuk mengintervensi penolakan warisan demi melindungi kepentingan kreditur. Dengan demikian, diharapkan tercipta kepastian dan keadilan hukum dalam persinggungan antara hukum waris dan hukum kepailitan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artha, K., Setiawati, R. & Budiman, A. (2023) 'Akibat Hukum Ahli Waris yang Menolak Menanggung Hutang Pewaris yang Melebihi Harta Warisan: Kajian Hukum Perdata dan Hukum Islam', Semarang Law Review (SLR), 4(1), pp. 45–61. https://doi.org/10.26623/slr.v6i1.11902

Disemadi, H.S. & Gomes, D. (2021) 'Perlindungan Hukum Kreditur Konkuren dalam Perspektif Hukum Kepailitan di Indonesia', Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), pp. 123–134. https://doi.org/10.23887/jpku.v9i1.31436

Ganindha, R. & Indira, N.P. (2020) 'Kewenangan Kurator dalam Eksekusi Aset Debitor pada Kepailitan Lintas Batas Negara', Arena Hukum, 13(2), pp. 329–347. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2020.01302.8

Hasanah, A.N. (2022) 'Perlindungan Hukum bagi Kreditur pada Gugatan Actio Pauliana', Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam, 9(2), pp. 26–37. https://doi.org/10.32505/politica.v9i2.4574

Hindrawan, P., Sunarmi, S., Ginting, B. & Harianto, D. (2023) 'Tanggung Jawab Kurator dalam Menerapkan Asas Pari Passu Prorata Parte dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit', Locus Journal of Academic Literature Review, 2(8), pp. 720–732. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v2i8.223

Kartoningrat, R.B., Marzuki, P.M. & Shubhan, M.H. (2021) 'Prinsip Independensi dan Pertanggung Jawaban Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit', Jurnal RechtIdee, 16(1), pp. 1–20. https://doi.org/10.21107/ri.v16i1.9998

Keliat, V.U., Sunarmi, B.N. & Azwar, T.D.K. (2021) 'Kewenangan Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit dalam Hal Negara sebagai Kreditor', Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(2), pp. 608–615. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i2.693

Mantili, R. (2021) 'Actio Pauliana sebagai Upaya Perlindungan bagi Kreditor menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)', ADHAPER: Jurnal Hukum Acara Perdata, 6(2), pp. 21–38. https://doi.org/10.36913/jhaper.v6i2.127

Marpi, Y., Suwadi, P. & Purwadi, H. (2024) 'Actio Pauliana Legal Reconstruction of Creditors in Bankruptcy Disputes to Achieve Substantive Justice', Proceedings of the International Conference On Law, Economic & Good Governance (IC-LAW 2023). Atlantis Press, pp. 678–683. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-218-7_112

Murtadho, N.A. (2024) 'Perlindungan Hukum terhadap Kreditor Preferen dalam Pemberesan Proses Kepailitan', Journal of Contemporary Law Studies, 1(4), pp. 207–226. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i3.2499

Noble Effendi, K. & Rasji (2024) 'Tinjauan Yuridis Pembatalan Perbuatan Hukum Debitor yang Merugikan Kreditor melalui Gugatan Actio Pauliana menurut Hukum Perdata', Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(2), pp. 1029–1038. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i2.3265

Onggowijaya, H. (2022) 'Regulation Model for Filing an Actio Pauliana Lawsuit by Creditors to Revoke the Debtor's Legal Actions Prior to Declaration of Bankruptcy by the Commercial Court', International Journal of Research in Business and Social Science, 11(7), pp. 350–356. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v11i7.2165

Parenanda, J.T. (2023) 'Penolakan Menjadi Ahli Waris dalam Perspektif Hukum Islam dan KUHPerdata', Varia Hukum, 5(1), pp. 35–51. https://doi.org/10.15575/vh.v5i1.26558

Pratama, A.Y. (2020) 'Konstruksi Hukum Actio Pauliana terhadap Transaksi Terafiliasi dalam Kepailitan', Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 4(2), pp. 167–186. https://doi.org/10.24246/jrh.2020.v4.i2.p167-186

Rara, M. & Retno, T. (2023) 'Legal Protection for Creditors Who Are Harmed by Debtors (Actio Pauliana Practice)', International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 10(4), pp. 448–453. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v10i4.4872

Rajib, R.K., Az-Zahra, A.F. & Jannata, S.I. (2026) ‘Perlindungan hak ahli waris terhadap penguasaan sepihak harta warisan (studi kasus putusan nomor 63/Pdt.G/2024/PN Pgp)’, Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ), 3(4), pp. 1914–1920. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1327

Manangin, M.S.A., Nurmala, L.D. & Martam, N.K. (2020) 'Pengalihan atas Harta Warisan di Indonesia', DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 16(2). https://doi.org/10.30652/jih.v16i2.7839

Saurmauli, R.I. (2022) 'Legal Certainty of Actio Pauliana Decision in Bankruptcy Cases', Locus Journal of Academic Literature Review, 1(7), pp. 386–393. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v1i7.92

Setyabudi, A.H., Janisriwati, S. & Syahrial, I.W. (2023) 'Perlindungan Hukum terhadap Pihak Ketiga dalam Actio Pauliana', Jurnal Magister Hukum Argumentum, 9(1), pp. 119–127. https://doi.org/10.33474/argumentum.v9i1.5771

Simandalahi, E.R. & Habeahan, B. (2025) 'Tanggung Jawab Kurator atas Berkurangnya Nilai Harta Pailit (Boedel Pailit) Debitur Berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang', Jurnal Media Informatika, 6(2), pp. 1250–1254. https://doi.org/10.55338/jumin.v6i2.5418

Suryanata, A. & Muryanto, Y.T. (2024) 'Analisis Actio Pauliana sebagai Bentuk Perlindungan Hukum bagi Kreditor Kepailitan: Studi Putusan Nomor 06/Pdt.Sus.Gugatan Lain-Lain AP/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst', Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), pp. 63–72. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i2.59

Widiyaningrum, W. & Joesoef, I.E. (2024) 'Application of the Principles of Actio Pauliana Bankruptcy and Legal Protection Against Buyers in Good Faith: Case Study: Decision Number 17/Pdt.G/2019/PN Idm', Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), pp. 57–74. https://doi.org/10.24246/jrh.2023.v8.i1.p57-74

Wiguna, I.N., Andaretna, L.M., Budianto, M.C. & Vala, T.A. (2024) 'Legal Protection for Third Parties in Good Faith on Actio Pauliana Litigation in Bankruptcy Proceedings', Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 12(1), pp. 1–22. https://doi.org/10.21274/ahkam.2024.12.1.1

Wulandari, S. & Manangin, M.S.A. (2024) 'Hak Penolakan sebagai Ahli Waris dalam Perspektif KUHPerdata dan Kompilasi Hukum Islam', Private Law: Jurnal Hukum Perdata, 5(2), pp. 574–584. https://doi.org/10.29303/prlw.v5i2.5290

Zahlan, M., Sujanto, A. & Anggawira (2022) 'Paritas Creditorium dalam Putusan Kepailitan pada Korporasi (No. 26/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN Niaga Jkt.Pst)', Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 4(2), pp. 678–695. https://doi.org/10.46930/jurnalrectum.v4i2.2549

Zada, T.S., et al. (2021) 'Penolakan Waris oleh Ahli Waris yang Berada di Luar Negeri Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata', Jurnal Notarius, 14(2), pp. 776–800. https://doi.org/10.14710/nts.v14i2.43803

Fuady, M. (2017) Hukum Pailit dalam Teori dan Praktek. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Marzuki, P.M. (2017) Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Shubhan, M.H. (2021) Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.

Suparman, E. (2018) Hukum Waris Indonesia dalam Perspektif Islam, Adat, dan BW. Bandung: Refika Aditama.

Syamsudin, M. (2022) Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Sleman: Deepublish Digital.

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Kharisma Rajib, R., Ervan Rogabe Samosir, V., & Dhiya, G. (2026). PEMBATASAN HAK MENOLAK WARISAN OLEH DEBITUR PAILIT DALAM PERSPEKTIF ACTIO PAULIANA. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 150–163. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1213

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.