SERAT WEDHATAMA: KEUNIKAN NASKAH ULAMA NUSANTARA SEBAGAI SINTESIS SPIRITUALITAS ISLAM-JAWA ABAD KE-19

Authors

  • LMuhammad Dzikri Al Falah Institut Agama Islam Bani Fattah
  • Andi Maulana Institut Agama Islam Bani Fattah
  • Muhammad Choirul Amin Institut Agama Islam Bani Fattah

Keywords:

Serat Wedhatama, Mangkunegara IV, Catur Sembah, Islam-Jawa, Tembang Macapat, Naskah Kuno

Abstract

Serat Wedhatama merupakan salah satu mahakarya kesusastraan Jawa yang ditulis oleh KGPAA Mangkunegara IV pada abad ke-19. Naskah ini memiliki keunikan tersendiri sebagai representasi intelektual ulama Nusantara yang berhasil menyintesiskan ajaran Islam dengan kearifan lokal Jawa melalui medium tembang macapat. Penelitian ini bertujuan menganalisis keunikan Serat Wedhatama dari aspek filologis, struktur teks, dan kandungan ajaran spiritualnya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan filologi, analisis teks, dan kajian tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunikan Serat Wedhatama terletak pada: (1) struktur teks yang tersusun dalam lima pupuh tembang macapat dengan total 100 bait, (2) konsep Catur Sembah (Sembah Raga, Cipta, Jiwa, dan Rasa) sebagai jalan spiritual bertingkat, (3) sintesis harmonis antara ajaran Islam tasawuf dengan filosofi Jawa, dan (4) relevansi ajaran yang melampaui zamannya. Naskah ini menjadi bukti kematangan intelektual ulama Nusantara dalam membangun Islam moderat yang akomodatif terhadap budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darusuprapta. 2002. Serat Wedhatama: Transliterasi Latin dan Terjemahan. Yogyakarta: Yayasan Centhini.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1987. Serat Wedhatama. Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.

Hermanu, Bambang. 2013. "Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Serat Wedhatama sebagai Sumber Pendidikan Karakter". Jurnal Pendidikan Karakter, Vol. 3, No. 2, hlm. 165-180.

Kamajaya. 1992. Wedhatama dan Karya K.G.P.A.A. Mangkunegara IV Lainnya. Jakarta: Balai Pustaka.

Mulder, Niels. 1984. Kebatinan dan Hidup Sehari-hari Orang Jawa: Kelangsungan dan Perubahan Kulturil. Jakarta: Gramedia.

Nasr, Seyyed Hossein. 2003. The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. New York: HarperCollins.

Padmosoekotjo, S. 1960. Ngengrengan Kasusastran Djawa I-II. Yogyakarta: Hien Hoo Sing.

Poerbatjaraka, R.M.Ng. 1952. Kepustakaan Djawa. Jakarta: Djambatan.

Pranowo, M. Bambang. 2009. Memahami Islam Jawa. Jakarta: Pustaka Alvabet.

Ricklefs, M.C. 2007. Polarising Javanese Society: Islamic and Other Visions (c. 1830-1930). Leiden: KITLV Press.

Robson, Stuart. 1990. Prinsiples of Indonesian Philology. Dordrecht-Holland: Foris Publications.

Simuh. 1988. Mistik Islam Kejawen Raden Ngabehi Ranggawarsita: Suatu Studi terhadap Serat Wirid Hidayat Jati. Jakarta: UI Press.

Suparlan. 2012. "Serat Wedhatama: Karya Agung Mangkunagara IV sebagai Media Pendidikan Budi Pekerti". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 18, No. 4, hlm. 448-461.

Woodward, Mark R. 2011. Java, Indonesia and Islam. New York: Springer.

Zoetmulder, P.J. 1994. Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

Dzikri Al Falah, L., Maulana, A., & Choirul Amin, M. (2026). SERAT WEDHATAMA: KEUNIKAN NASKAH ULAMA NUSANTARA SEBAGAI SINTESIS SPIRITUALITAS ISLAM-JAWA ABAD KE-19. Global Research and Innovation Journal, 2(1), 1022–1028. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1072

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.