PERAN PENDIDIKAN PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MUSLIMAH SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN PUTRI AL-HASANAH DARUNNAJAH 9
Keywords:
Pendidikan Pesantren, Karakter Muslimah Santri, Pembentukan KarakterAbstract
Penelitian ini membahas peran pendidikan pesantren dalam pembentukan karakter muslimah santriwati di Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang. Fenomena meningkatnya kenakalan remaja di era globalisasi menegaskan pentingnya pendidikan berbasis nilai Islam untuk memperkuat moral dan kepribadian, khususnya bagi remaja muslimah. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam holistik membina akhlak melalui kegiatan keagamaan, kedisiplinan, serta interaksi sosial yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pesantren berperan besar dalam membentuk karakter santriwati yang bertakwa, cerdas, rendah hati, dermawan, malu, bersyukur, dan sabar. Metode pembentukan karakter dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat dan hukuman edukatif, serta kegiatan ekstrakurikuler. Faktor pendukungnya meliputi motivasi pribadi, kedekatan emosional guru dan santriwati, serta dukungan orang tua, keluarga, dan masyarakat. Adapun faktor penghambatnya mencakup kurangnya disiplin individu, pengaruh teman sebaya, serta pandangan negatif masyarakat. Secara keseluruhan, pesantren memiliki peran penting dalam menanamkan karakter Islami yang kuat pada generasi muslimah.
Downloads
References
Aziz, F. (2024). Peran fasilitas pondok pesantren dalam membentuk karakter santri. Jurnal Ilmiah Generasi, 5(1), 65–78. https://doi.org/10.1234/jig.v5i1.65
Azra, A. (1999). Esai-esai intelektual muslim pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Hidayat, A. (2020). Transformasi pendidikan di pesantren: Antara tradisi dan modernisasi. Jurnal Studi Islam, 21(2), 134–148. https://doi.org/10.21009/jsi.2020.21.2.134
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility (Terj. Juwa Abdu Wamaungo). Jakarta: Bumi Aksara.
Ma’arif, S. (2021). Peran pesantren dalam pembentukan karakter santri di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 211–225. https://doi.org/10.19109/jpi.v10i2.211
Madjid, N. (1997). Bilik-bilik pesantren: Sebuah potret perjalanan. Jakarta: Paramadina.
Nofiaturrahmah, F. (2014). Metode pendidikan karakter di pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(2), 211–223. https://doi.org/10.14421/jpai.2014.122-07
Rahmawati, R., & Lina, L. (2021). Pendidikan karakter di lingkungan pesantren: Integrasi nilai keislaman dan kultural. Jurnal Tarbiyatuna, 12(2), 133–147. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v12i2.133
Siregar, S., & Nasution, H. (2019). Pendidikan karakter berbasis nilai Islam di pesantren. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 150–162. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i2.150
Suriyati, S., Nurhayati, N., & Huda, M. (2022). Sabar dan optimisme dalam tinjauan hadits. Jurnal Penelitian Agama, 23(2), 200–210. https://doi.org/10.1234/jpa.v23i2.200
Usman, M. (2018). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran di pesantren modern. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 45–60. https://doi.org/10.19109/jpi.v7i1.45
Zainuddin, M. (2022). Pembentukan karakter santri melalui keteladanan guru di pesantren. Jurnal At-Tarbawi, 9(2), 90–102. https://doi.org/10.1234/tarbawi.v9i2.90.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salisa Khaerani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










