IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN RISIKO DI SMA 1 TAPUNG HILIR

Authors

  • Sahata Sabarian Naibaho Universitas Negeri Padang
  • Irsyad Universitas Negeri Padang
  • Merika Setiawati Universitas Negeri Padang

Keywords:

manajemen resiko, pengembangan sekolah, sma 1 tapung hilir, mitigasi risiko, pendidikan

Abstract

Manajemen risiko memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengembangan satuan pendidikan karena berfungsi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen risiko dalam konteks proses pembelajaran dan pengembangan sekolah, dengan mengambil studi pada SMK Mondoroko dan SMA 1 Tapung Hilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tataran analisis deskriptif-eksploratif yang disesuaikan dengan tahapan manajemen. Teknik pengumpulan data meliputi rivew artikel, dokumentasi, serta telaah dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko dilakukan melalui tahapan penentuan konteks risiko, identifikasi, analisis, evaluasi, serta mitigasi risiko secara berkelanjutan. risiko pembelajaran dikelompokkan ke dalam empat kategori, yaitu siswa, guru, kurikulum, dan lingkungan akademik, dengan total 29 risiko teridentifikasi. SMA 1 Tapung Hilir, manajemen risiko diterapkan melalui kebijakan pengembangan sekolah, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemantauan dan evaluasi secara berkala. Implementasi manajemen risiko pada kedua satuan pendidikan ini terbukti meningkatkan kesiapsiagaan sekolah, memperkuat pengambilan keputusan strategis, serta mendukung keberlanjutan pengembangan institusi Pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Jundi, S. A., & Ahmad, R. (2016) “Model Manajemen Risiko untuk Universitas Sains dan Teknologi Al-Ain,” 18.

Ali, M., Mardapi, D., & Koehler, T. (2020) Faktor-Faktor Kunci yang Diidentifikasi dalam Keterkaitan dan Keselarasan antara Pendidikan dan Pelatihan Vokasi dengan Kebutuhan Industri di Indonesia. Prosiding Konferensi Internasional Pembelajaran Daring dan Campuran 2019 (Icobl 2019), Konferensi Internasional Pembelajaran Daring dan Campuran 2019 (Icobl 2019). Yogyakarta.

Arianty, R., & Purwanto, A. (2018) “Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi lulusan.,” Jurnal Administrasi Pendidikan, 25(2), pp. 134–145.

Asfiyanur, E. P., Sumardi, K., Rahayu, Y., & Putra, R.C. (2018) “Penyelarasan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan dengan Kebutuhan Industri Alat Berat.”

Azman, A., Simatupang, W., Karudin, A., & Dakhi, O. (2020) “No Title,” Jurnal Multi-Sains Internasional, 1(6), p. 10.

Halida (2021) Manajemen risiko dalam organisasi pendidikan. Jakarta: Pendidikan Nasional.

Korechkov (2021) “Risk-based approach in education management: Theory and practice,” Education and Information Technologies, 26(4), pp. 4589–4603.

Priambodo, D., & Prabawani, B. (2016) “Manajemen risiko sebagai strategi organisasi.,” Jurnal Manajemen dan Organisasi, 7(1), pp. 23–34.

Sitorus. (2021) “Peningkatan kompetensi guru produktif dalam mendukung mutu pembelajaran di SMK,” Jurnal Pendidikan Kejuruan Indonesia, 6(1), pp. 55–64.

Tamrin (2018) “Kolaborasi sekolah dan industri dalam pengembangan kurikulum vokasi.,” Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 24(3), pp. 210–220.

Zed, M. (2008) Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Sabarian Naibaho, S., Irsyad, & Setiawati, M. (2025). IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN RISIKO DI SMA 1 TAPUNG HILIR. Global Research and Innovation Journal, 1(3), 3122–3127. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/861

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.