PERAN MAHASISWA SEBAGAI PILAR DEMOKRASI DI ERA DIGITAL

Authors

  • Citra Sinaga Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Roberta Situmorang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rista Nainggolan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Ningrum Butarbutar Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Chairo Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Fransiska Aritonang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Tiur Tampubolon Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Prini Ambarita Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Keywords:

Mahasiswa, Demokrasi Digital, Literasi Digital, Partisipasi, Media Sosial

Abstract

Demokrasi sebagai sistem pemerintahan menuntut partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan politik. Di era digital, peran mahasiswa mengalami transformasi melalui pemanfaatan media sosial, petisi daring, dan forum virtual sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan keadilan. Artikel ini membahas kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung demokrasi digital, seperti melalui gerakan petisi online, edukasi literasi digital, diskusi politik, hingga karya seni digital bertema demokrasi. Namun, peran ini juga menghadapi tantangan, seperti apatisme, penyebaran hoaks, keterbatasan teknologi, dan ancaman keamanan digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi inovatif dan kolaboratif agar mahasiswa dapat menjalankan perannya secara optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa sebagai generasi digital-native memiliki potensi besar dalam memperkuat demokrasi Indonesia, asalkan didukung oleh literasi digital, kesadaran politik, serta ruang partisipatif yang aman dan inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dwipayana, A., & Situmorang, R. (2005). Gerakan mahasiswa dan perubahan politik di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Lim, M. (2013). Many clicks but little sticks: Social media activism in Indonesia. Journal of Contemporary Asia, 43(4), 636–657. https://doi.org/10.1080/00472336.2013.769386

Mafindo. (2021). Laporan tahunan literasi digital. Masyarakat Anti Fitnah Indonesia. Diakses dari https://www.mafindo.or.id/

McQuail, D. (2010). McQuail's mass communication theory (6th ed.). London: Sage Publications.

Nasrullah, R. (2016). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Nugroho, Y., Putri, D. A., & Laksmi, S. (2012). Mapping digital media: Indonesia. Open Society Foundations. Diakses dari https://www.opensocietyfoundations.org

Santoso, A. (2020). Demokrasi digital dan partisipasi masyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 24(2), 85–97. https://doi.org/10.22146/jsp.56183

Tamburaka, A. (2013). Kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Wardani, R. (2019). Peran mahasiswa dalam membangun literasi digital di era milenial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 155–164. https://doi.org/10.24832/jpk.v9i2.275

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Sinaga, C., Situmorang, R., Nainggolan, R., Butarbutar, N., Purba, C., Aritonang, F., … Ambarita, P. (2025). PERAN MAHASISWA SEBAGAI PILAR DEMOKRASI DI ERA DIGITAL . Global Research and Innovation Journal, 1(2), 2416–2423. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/456

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.