PENGARUH RISIKO KECURANGAN, AKUNTANSI HIJAU, DAN GREEN FINANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2022–2024
Keywords:
Risiko Kecurangan, Akuntansi Hijau, Green finance, Nilai Perusahaan, Sektor PertambanganAbstract
Integrasi tata kelola lingkungan dan integritas keuangan dalam penilaian perusahaan masih kurang dieksplorasi di sektor pertambangan Indonesia. Penelitian ini menganalisis pengaruh risiko kecurangan, akuntansi hijau, dan green finance terhadap nilai perusahaan. Pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling diterapkan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024, menghasilkan 42 observasi dari 14 perusahaan sampel. Data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan dianalisis menggunakan regresi data panel (Fixed Effect Model) dengan software EViews 12. Hasil menunjukkan bahwa risiko kecurangan, akuntansi hijau, dan green finance tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q), sehingga seluruh hipotesis (H1, H2, H3) ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinyal lingkungan dan tata kelola belum sepenuhnya ditangkap oleh pasar sebagai faktor penentu valuasi jangka pendek di sektor pertambangan. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dalam memperluas penerapan teori sinyal dan teori legitimasi, serta secara praktis memberikan panduan bagi regulator dalam memperkuat pengawasan keuangan berkelanjutan dan bagi perusahaan untuk meningkatkan transparansi pelaporan guna membangun kepercayaan investor.
Downloads
References
Abdullah, M. W., & Amiruddin, H. (2020). Efek green accounting terhadap material flow cost accounting dalam meningkatkan keberlangsungan perusahaan. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 4(2), 166–186. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2020.v4.i2.4145
ACFE. (2024). Occupational fraud 2024: A report to the nations. Association of Certified Fraud Examiners.
Ahmad, N. N. N., & Hossain, D. M. (2015). Climate change and global warming discourses and disclosures in the corporate annual reports: A study on the Malaysian companies. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 172, 246–253.
Al-Dhaimesh, O. H. (2020). Green accounting practices and economic value added: An applied study on companies listed on the Qatar stock exchange. International Journal of Energy Economics and Policy, 10(6), 164–168.
Asyura, A., & Syahputri, A. (2023). Green banking, green investment, and sustainability development banking in Indonesia. IJAFIBS, 11(3).
Chung, K. H., & Pruitt, S. W. (1994). A simple approximation of Tobin's Q. Financial Management, 23(3), 70–74.
Dechow, P. M., Ge, W., Larson, C. R., & Sloan, R. G. (2011). Predicting material accounting misstatements. Contemporary Accounting Research, 28(1), 17–82.
Deegan, C. (2002). Introduction: The legitimising effect of social and environmental disclosures – a theoretical foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15(3), 282–311.
Dewi, S. N. (2019). Pengaruh kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan dengan corporate social responsibility sebagai variabel intervening. Jurnal Riset Akuntansi.
Efria, D. A., Baining, M. E., & Orinaldi, M. (2023). Pengaruh green accounting dan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di ISSI tahun 2019–2021. Jurnal Akuntansi, 4(2).
Fu, X., Zhang, L., & Wang, T. (2024). ESG rating and financial risk of mining industry companies. Journal of Cleaner Production.
Gunawan, A., et al. (2025). Peran akuntansi hijau dalam keberlanjutan perusahaan di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Audit Syariah, 6(1).
Hariadi, S., & Nurwanda, R. M. (2024). Pengaruh carbon emission disclosure, corporate social responsibility, dan green accounting terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel intervening. Jurnal Lentera Bisnis, 13(2), 714.
Ibrahim, L., Supriatiningsih, & Darwis, H. (2024). Optimization of green value through the application of the determinant pentagon model in prevention of fraud in financial reports. Pakistan Journal of Life and Social Sciences, 22(2), 10188–10200.
Karasek, R. (2011). Signaling theory: Past, present, and future. Proceedings of the Academy of Strategic Management, 10.
Kharisma, P., & Priyadi, M. P. (2023). Pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan corporate social responsibility sebagai variabel moderasi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu), 2(3), 258–274.
Kumala, N., & Priantilianingtiasari, R. (2024). Pengaruh green accounting, CSR dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2016–2022. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5, 863.
Lestari, A. D., & Khomsiyah. (2023). Pengaruh kinerja lingkungan, penerapan green accounting, dan pengungkapan sustainability report terhadap nilai perusahaan. Jurnal Akuntansi.
Lestari, N. C., Vias, I., Tistian, D., & Tyas, H. (2024). Greening the bottom line: How green accounting enhances financial and environmental performance. Jurnal Ekonomi Revolusioner, 7(6).
Lindrianasari, L., & Denziana, A. (2018). The effect of environmental performance and disclosure on financial performance. International Journal of Trade and Global Markets, 11(2).
Lyon, T. P., & Montgomery, A. W. (2015). The means and end of greenwash. Organization and Environment, 28(2), 223–249.
Marqués, L., Camarero, J. J., Gazol, A., & Zavala, M. A. (2016). Drought impacts on tree growth of two pine species along an altitudinal gradient and their use as early-warning signals. Forest Ecology and Management, 381, 157–167.
Metawa, N., Boujlil, R., & Alsunbul, S. (2023). Fraud-free green finance: Using deep learning to preserve the integrity of financial statements for enhanced capital market sustainability. International Journal of Energy Economics and Policy, 13(6), 610–617.
Purnamasari, P., & Umiyati, I. (2024). Greenwashing and financial performance of firms: The moderating role of internal audit quality and digital technologies. Cogent Business and Management, 11(1).
Ramadhani, M. A. (2026). Pengaruh green financing dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan manufaktur di Indonesia. Indonesian Journal of Economics, Business, Accounting, and Management, 3(8), 35–48.
Rosaline, V. D., & Wuryani, E. (2020). Pengaruh penerapan green accounting dan environmental performance terhadap economic performance. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(3), 569–578.
Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.
Sukmadilaga, C., Winarningsih, S., Yudianto, I., Lestari, T. U., & Ghani, E. K. (2023). Does green accounting affect firm value? Evidence from ASEAN countries. International Journal of Energy Economics and Policy, 13(2), 509–515.
Swat, A., Lindawati, L., & Puspita, M. E. (2015). Corporate social responsibility: Implikasi stakeholder dan legitimacy gap dalam peningkatan kinerja perusahaan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma JAMAL, 6.
Tarigan, J., & Semuel, H. (2015). Pengungkapan sustainability report dan kinerja keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 16(2).
Walker, K., & Wan, F. (2012). The harm of symbolic actions and green-washing: Corporate actions and communications on environmental performance and their financial implications. Journal of Business Ethics, 109(2), 227–242.
Wibowo, A., Tarigan, J., & Ramadhani, D. S. (2022). Corporate social responsibility, financial fraud, and firm's value in Indonesia and Malaysia. Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(1).
Zhang, D., Zhang, Z., & Managi, S. (2019). A bibliometric analysis on green finance: Current status, development, and future directions. Finance Research Letters, 29, 425–430.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rachel Hagiographa Pangaribuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










