DEGRADASI KUALITAS AIR DI CIREBON AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH INDUSTRI TAMBANG BATU ALAM KE BADAN AIR

Authors

  • Rayi Kharisma Rajib Universitas Negeri Semarang
  • Puji Rahayu Ningsih Universitas Negeri Semarang
  • Niken Septiani Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Degradasi Kualitas Air, Aktivitas Tambang, Limbah Industri, Batu Alam, Kabupaten Cirebon

Abstract

Air merupakan sumber daya alam esensial yang menopang kehidupan manusia dan sistem ekologi. Namun, degradasi kualitas air menjadi isu lingkungan yang serius, khususnya di kawasan yang terdampak aktivitas pertambangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana aktivitas tambang batu alam dan pembuangan limbah industri di Kabupaten Cirebon mempengaruhi penurunan kualitas air pada badan air sekitar, serta mengkaji dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembuangan air limbah industri batu alam yang tidak diolah secara memadai berkontribusi terhadap peningkatan kadar pencemar, meliputi kenaikan nilai pH, BOD, COD, dan parameter kimia lainnya yang melampaui baku mutu lingkungan. Kondisi tersebut mengakibatkan tingkat pencemaran air berkisar dari sedang hingga berat. Dampak yang ditimbulkan mencakup degradasi ekosistem perairan, penurunan produktivitas pertanian, dan potensi risiko kesehatan bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, pengelolaan limbah yang efektif dan penegakan regulasi lingkungan yang konsisten merupakan langkah krusial untuk mencegah degradasi lingkungan yang lebih lanjut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cahyani, M., Kurniasari, E., & Rajib, R. K. (2024). Penegakan hukum lingkungan guna menanggulangi pencemaran air akibat limbah industri minuman beralkohol di Sungai Bengawan Solo. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(24), 90–99. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9218

Fauzia, D. A. (2024). Dampak pencemaran limbah batu alam di Desa Bobos Kabupaten Cirebon terhadap lingkungan sekitar dan penegakan hukumnya ditinjau dari Perda Kabupaten Cirebon Nomor 6 Tahun 2016. Jurnal Tana Mana, 5(1), 439–452. https://ojs.staialfurqan.ac.id/jtm/article/view/907

Kamalia, D., & Sudarti, S. (2022). Analisis pencemaran air sungai akibat dampak limbah industri batu alam di Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon. Jurnal EnviScience (Environment Science), 6(1), 1–13. https://doi.org/10.30736/jev.v6i1.309

Nisva, N. O. (2025). Dampak pencemaran air terhadap ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat. KABELO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 22–28. https://journal.innoscientia.org/index.php/kabelo/article/view/115

Pratiwi, D. Y. (2020). Dampak pencemaran logam berat (timbal, tembaga, merkuri, kadmium, krom) terhadap organisme perairan dan kesehatan manusia. Jurnal Akuatek, 1(1), 59–65. https://jurnal.unpad.ac.id/akuatek/article/view/28135

Rahmadi, T., Hukum Lingkungan di Indonesia, Jakarta: Rajawali Pers, 2020, hlm. 227.

Salsabilla, B., Retnowati, R., & Istiana, R. (2024). Analisis pencemaran air Sungai Cigayam Kabupaten Cirebon akibat pembuangan limbah industri batu alam. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 6(2), 34–43. https://doi.org/10.35970/jppl.v6i2.2313

Santika, S., Asdak, C., & Suryadi, E. (2021). Kajian pembuangan limbah industri batu alam terhadap kualitas air irigasi Desa Panongan Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(10), 1777–1786. https://doi.org/10.59141/jiss.v2i10.438

Sari, A., Yolanda, P., & Rajib, R. K. (2024). Krisis ketersediaan air bersih akibat pencemaran limbah industri, pertanian, dan rumah tangga: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(5). https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/1373

Silalahi, M.D., Hukum Lingkungan dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia, Bandung: Alumni, 2018, hlm. 112.

Soemarwoto, O., Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan, Jakarta: Djambatan, 2017, hlm. 115.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Uktiani, A. (2016). Dampak pembuangan limbah industri batu alam terhadap kualitas air irigasi di Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 13(1), 61–70. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG/article/view/7990

Wahyuningsih, S., Fatimatuzzahroh, F., & Hamiyati, I. (2023). Analisis Pencemaran Air Sungai Cigayam Kabupaten Cirebon Akibat Pembuangan Limbah Industri Batu Alam. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 6(1). DOI: 10.35970/jppl.v6i2.2313

Yudo, S. (2006). Kondisi pencemaran logam berat di perairan sungai DKI Jakarta. Jurnal Air Indonesia (JAI), 2(1), 1–15. https://doi.org/10.29122/jai.v2i1.2275

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Kharisma Rajib, R., Rahayu Ningsih, P., & Septiani, N. (2026). DEGRADASI KUALITAS AIR DI CIREBON AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH INDUSTRI TAMBANG BATU ALAM KE BADAN AIR. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 546–560. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1252

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

<< < 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.