PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERENCANAAN KARIER SISWA SMKN X BULUKUMBA

Authors

  • Venni Wulansari Universitas Negeri Makassar
  • Lukman Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Dukungan sosial, Perencanaan karier, Siswa SMK

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap perencanaan karier siswa SMK di daerah semi-terpencil. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya angka pengangguran lulusan SMK serta rendahnya perencanaan karier, khususnya di SMKN X Bulukumba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah 92 siswa kelas XII SMKN X Bulukumba yang dipilih secara acak (random sampling) dengan kriteria siswa aktif berusia 16–19 tahun. Instrumen penelitian meliputi Social Provisions Scale dan skala perencanaan karier yang disusun berdasarkan teori Frank Parsons. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap perencanaan karier siswa (p > 0,05) dengan kontribusi yang sangat kecil, yaitu sebesar 0,3%. Temuan ini mengindikasikan bahwa bentuk dukungan sosial yang diterima siswa belum cukup kuat untuk memengaruhi perencanaan karier, terutama jika dukungan tersebut masih bersifat umum dan tidak secara spesifik diarahkan pada tujuan karier.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almasitoh, Ummu Hany. 2011. Stress Kerja Ditinjau dari Konflik Peran Ganda dan Dukungan Sosial pada Perawat. Jurnal Psikologi Islam. Volume 08, nomor 01.

Aminurrohim, A. W., Saraswati, S., & Kurniawan, K. (2014). Survei faktor-faktor penghambat perencanaan karier siswa. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 3(2).

Amseke, F. V. (2018). Pengaruh dukungan sosial orang tua terhadap motivasi berprestasi. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 65-81.

Atmaja, T. T. (2016). Upaya Meningkatkan Perencanaan Karier Siswa Melalui Bimbingan Karier dengan Penggunaan Media Modul. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3(2), 57. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v3i2.4466

Azwar, S. (2014). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, S. (2015). Penyusunan Skala Psikologi Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2016). Konstrusi Tes Kemampuan Kognitif. Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan. (2024). Keadaan ketenagakerjaan sulawesi Selatan Agustus 2022. 60.

Baron. R.A. & Byrne. D. (2003). Psikologi Sosial Edisi Kesepuluh Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Berliana, N., Hamidah, N. I. F., & Jasmi, R. A. (2024). Tantangan dan Solusi Pendidikan di Daerah Terpencil: Studi Kasus di Desa Cisampang. PRESTISE, 4(2).

Cardoso, P., & Moreira, J. M. (2009). Career Career Self-efficacy beliefs and the relation between career planning and perception of barriers. International Journal for Educational and Vocational Guidance, 9, 177-188).

Chan, C. C. (2019). Social support, career beliefs, and career Career Self-efficacy in determination of Taiwanese college athletes career development. Journal of Hospitality, Leisure, Sport & Tourism Education, 1-9.

Data Bekerja, Kuliah, dan Tidak Bekerja SMKN 5 Bulukumba. 2023. Tidak Diterbitkan.

Dewi, R. (2017). Hubungan Career Self-efficacy Dan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Perencanan Karier Pada Mahasiswa Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe. Analitika, Vol. 9 (1)

Greenhaus, J. H., & Callanan, G. A. (2006). Encyclopedia of Career Development. California: Sage Publication.

Gonzales, M. A. (2008). Career Maturity: a priority for secondary education. Electronic Journal of Research in Educational Psychology.

Hacket, G., & Betz, N. (1981). A Career Self-efficacy Approach to The Career Development of Women. Journal of Vocational Behaviour, 326-339.

Hadi, S.(1995). Analisis regresi. Yogyakarta: Andi Offset.

Hadi, S. (2021). Statistik edisi revisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Komara, I. B. (2016). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar dan Perencanaan Karier Siswa. PSIKOPEDAGOGIA, 5(1), 33–42. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1292 8/psikopedagogia.v5i1.4474

Listyowati, A., Andayani, T. R., & Karyanta, N. A. (2012). Hubungan Antara Kebutuhan Aktualisasi Diri dan Dukungan Sosial Dengan Kematangan Karier Pada Siswa Kelas XII SMA N 2 Klaten. Wacana Vol 4, No 2.

Larasati, N., & Kardoyo. (2016). Pengaruh Internal Locus of Control dan SelfEfficacy terhadap Career Maturity Siswa Kelas XII SMK di Kabupaten Kudus. Journal of Economic Education Vol. 5 No.3.

Majid, N. W., & Sudira, P. (2017). Proses Perolehan Kompetensi TIK Melalui Program Praktik Industri Siswa SMKN 2 Pengasih Kulon Progo. Jurnal Pendidikan Vokasi Volume 7, No 1, 15.

Makki, B. I., Salleh, R., Memon, M. A., & Harun, H. (2015). The Relationship between Kesiapan kerja Skills, Career self- efficacy and Career. Research Journal of Applied Sciences, Engineering and Technology, 1007-1011.

Mashigo, A.C.L. (2014). Factors influencing kesiapan kerja of graduates: an exploratory study. Thesis. Stellenbosch University.

McDaniels, C., & Gysbers, N. C. (1992). Counseling for Career Development. Jossey-Bass.

Mardiyati, B. D., & Yuniawati, R. (2015). Perbedaan Adaptabilitas Karier Ditinjau dari Jenis Sekolah (SMA dan SMK). EMPATHY, Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 3, No 1.

Nauval, M. (2023). Pengaruh perencanaan karier dan konsep diri terhadap kesiapan kerja pada siswa kelas XII jurusan perawat sosial SMKN 2 Malang (Skripsi). Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. http://etheses.uin- malang.ac.id/54751/

Nasution, H. (2019). Perencanaan Karier Mahasiswa Setelah Wisuda Pascasarjana.Consilium: Berkala Kajian Konseling Dan Ilmu Keagamaan, 6(1),1. https://doi.org/10.37064/consilium.v6i1.4736

Pinasti, W. (2011). Pengaruh Career Self-efficacy, Locus Of Control dan Faktor Demografis Terhadap Kematangan Karier Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pool, L. D., & Sewell, P. (2007). The key to employability:.Educational + Training, 277-299.

Rahmat, J. (2001). Psikologi Komunikasi cetakan ke 16. Bandung: PT. Renja Kesdakarya.

Shadiqi, M. A. (2023). Statistik untuk penelitian psikologi dengan spss. Depok: Rajawali.

Sapardo, F. J. (2019). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Koping Stres Pada Mahasiswa Merantau Yang Bekerja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2). DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i2.4776.

Sarafino, E.P., & Smith, T.W. (1998). Health psychology: Biopsychosocial interactions. John wiley & Son, Inc.

Santrock, J. W. (2012). Life-Span Development Edisi Ketigabelas Jilid I. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J.W. 2003. Adolescence: perkembangan remaja. Jakarta: Erlangga.

Sa'diyah, E. H., Hidayati, F., & Melinda, V. A. (2023). Interpersonal communication model on parenting with adolescent. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 8(1), 37-48.

Sa'diyah, E. H., & Hidayati, F. (2020). Meningkatkan kemandirian santri melalui pendampingan konseling sebaya (peer counseling). Psikoislamika, 17(1), 36- 43.

Sarafino, S. (2002). Health psychology: Biopsychosocial interaction 5th edition.

Sarafino, E. P., Timothy W. Smith. 2011. Health Psychology:Biopsychosocial Interactions, 7th edition. Amerika Serikat : John Wiley & Sons, inc.

Sarafino, E.P & Timothy, W.S. (2011). Health Psychology Biopsychosocial Interactions Seventh edition. United States of America: John Wiley & Sons, Inc. (Online). (http://whitemyth.com diakses pada 5 Oktober 2016).

Siregar, S. (2013). Metode penelitian kuantitatif: dilengkapi dengan perhitungan manual & SPSS. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Super, D. E., & Knasel, E. G. (1981). Career Development in Adulthood :Some Theoretical Problems and a Possible Solution. British Journal of Guidance and Counselling, 9:2, 194-201.

Syarafina, F. F., & Andriani, R. (2023). Pengaruh Dukungan Sosial Orangtua terhadap Perencanaan Karier Siswa serta Implikasi dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 3(2), 63- 68.

Taylor, K. M., & Betz, N. E. (1983). Applications of Career Self-efficacy Theory to the Understanding and Treatment of Career Indecision. Journal of Vocational Behavior, 63-81.

Utami, Y. D., & Hudaniah. (2013). Self -Efficacy dengan Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 40-52.

Wahyudi, D. (2022). BAB V PERENCANAAN KARIER. Manajemen Sumber Daya Manusia (Konsep Dasar Di Era Digital), 45.

Widyastuti, R. J., & Pratiwi, T. I. (2013). Pengaruh Career Self-efficacy dan Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Kemantapan Pengambilan Keputusan Karier Siswa. Jurnal BK UNESA. Volume 03 Nomor 01, 231 - 238.

Widiantari, A. 2002. Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dan Locus Of Control Dengan Daya Tahan Stres Pada Remaja.

Winkel, D. (2006). Perencanaan Karier dan Pengembangan SDM. Jakarta: Rineka Cipta.

Winkel,W,S dan Hastuti, M,M.(2006). Bimbingan dan Konseling Di Institusi Pendidikan.Yogyakarta: Media Abadi.

Winkel, W.S dan Sri Hastuti. (2004). Bimbingan dan Konseling di institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Yorke, M. (2006). Learning & Employability in Higher Education: What It Is – It Is Not. United Kingdom: Learning and teaching Support Network (LTSN) and the Enhancing Student Employability Co-ordination Team (ESECT).

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Wulansari, V., & Lukman. (2026). PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERENCANAAN KARIER SISWA SMKN X BULUKUMBA. Global Research and Innovation Journal, 2(1), 1768–1775. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1171

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.