S SYEKH NAWAWI AL-BANTANI: KARYA TULIS DAN PENGARUHNYA DALAM DUNIA PESANTREN
Ulasan Karya-Karya Syekh Nawawi al-Bantani yang Paling Berpengaruh di Pesantren, Pola Pemikiran Syekh Nawawi al-Bantani dalam Karya-Karyanya
Keywords:
Syekh Nawawi al-Bantani, Pesantren, kitab kuning, Pendidikan IslamAbstract
Syekh Nawawi al-Bantani (1813–1897) merupakan salah satu ulama Nusantara paling berpengaruh yang warisan intelektualnya hingga kini membentuk tradisi pendidikan pesantren di Indonesia. Artikel ini bertujuan mengkaji karya tulis utama Syekh Nawawi al-Bantani serta menganalisis pengaruhnya terhadap kurikulum dan tradisi keilmuan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan sumber primer berupa karya-karya klasik Syekh Nawawi dan sumber sekunder dari jurnal ilmiah bereputasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Nawawi menulis lebih dari seratus karya dalam bidang tafsir, fikih, akidah, tasawuf, dan akhlak yang hingga kini masih menjadi rujukan utama pesantren. Karya-karyanya memperkuat mazhab Syafi’i, ajaran Ahlussunnah wal Jama‘ah, serta kesinambungan intelektual pesantren.
Downloads
References
Zamakhsyari Dhofier, Tradisi Pesantren (Jakarta: LP3ES, 2018); Martin van Bruinessen, “Kitab Kuning and Pesantren,” Journal of Islamic Studies 26, no. 2 (2015): 123–146.
Abdul Mustaqim, “Tafsir Nusantara,” Journal of Qur’anic Studies 22, no. 3 (2020); Muhammad Yusuf, “Tafsir Marah Labid,” QIJIS 11, no. 1 (2023).
Oman Fathurahman, “Intellectual Legacy of Nusantara Ulama,” Al-Jami‘ah 57, no. 1 (2019).
Ahmad Masyhuri, “Pemikiran Fikih Syekh Nawawi,” Al-Ahkam 31, no. 1 (2021); Ahmad Saifuddin, “Mazhab Syafi‘i dan Identitas Keislaman,” Journal of Indonesian Islam 14, no. 2 (2020).
Nur Huda, “Kitab Kuning dan Transmisi Keilmuan,” Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 2 (2020).
T. Suharto, “Kurikulum Pesantren dan Kitab Klasik,” Islamic Education Studies 6, no. 1 (2021).
Abuddin Nata, Pendidikan Islam dan Peran Ulama (2019).
Muhammad Rasyid, “Nashaih al-‘Ibad dan Pendidikan Akhlak,” Al-Qalam 28, no. 2 (2022).
Zainul Misrawi, “Moderasi Islam Ulama Nusantara,” Harmoni 16, no. 2 (2017).
Azyumardi Azra, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal (Bandung: Mizan, 2016).
Martin van Bruinessen, Kitab Kuning and Pesantren (2015); Faisal Siregar, “Pesantren and Islamic Tradition,” Al-Jami‘ah 57, no. 2 (2019).
Azyumardi Azra, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal (Bandung: Mizan, 2016).
Ahmad Saifuddin, “Mazhab Syafi‘i dan Identitas Keislaman” (2020); Ahmad Masyhuri, “Pemikiran Fikih Syekh Nawawi” (2021).
Abdul Mustaqim, “Tafsir Nusantara” (2020).
Nur Huda, “Kitab Kuning dan Transmisi Keilmuan” (2020).
Abuddin Nata, Pendidikan Islam dan Peran Ulama (2019).
Muhammad Rasyid, “Nashaih al-‘Ibad dan Pendidikan Akhlak” (2022); Zainul Misrawi (2017).
Hilman Latief, “Authority and Religious Discourse,” Journal of Indonesian Islam 12, no. 1 (2018); Muhammad Zuhdi, “Traditional Islam in Contemporary Indonesia,” Journal of Indonesian Islam 10, no. 2 (2016).
Martin van Bruinessen (2015); Ahmad Rohman, “Jaringan Ulama Nusantara Abad ke-19,” Studia Islamika 28, no. 1 (2021).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dzunni’am Mubarok, Ahmad Farhan Ni'am

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










