ISU MOTHERLESS DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS

Authors

  • Andini Ramdaniati Universitas Negeri Jakarta
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Negeri Jakarta
  • Agam Akbar Pahala Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

motherless, karya seni, seni lukis

Abstract

Isu motherless dalam penciptaan karya seni lukis diangkat sebagai bentuk kajian terhadap pengalaman pribadi penulis atas ketiadaan peran seorang ibu yang berdampak pada kondisi emosional serta ruang batin. Penciptaan karya ini bertujuan untuk merepresentasikan visual dari perasaan kesendirian, kesunyian, dan kerinduan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perupa dalam proses pembuatan karya sebagai media refleksi dan informasi terkait motherless dalam penciptaan karya seni lukis. Metode penciptaan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan Practice led-Research, dimana praktik dalam melukis menjadi metode utama dalam berkarya. Eksplorasi yang dihadirkan meliputi eksplorasi konseptual dengan isu motherless, visual yang dihadirkan seperti figur perempuan yang tidak realis serta dengan pewarnaan dingin. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa seni lukis dapat berfungsi sebagai medium reflektif yang mampu mempresentasikan pengalaman motherless secara simbolik dan membuka ruang ekspresi reflektif  bagi audiens. Karya dalam penelitian ini diharapkan dapat menambah wacana penciptaan seni berbasis pengalaman emosional dan isu psikologis dalam konteks seni rupa.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Coleman, James. (1972). Abnormal Psychology and Modern Life. India: Scott, Foresman & Co

Domingue, R., & Mollen, D. (2009). Attachment and conflict communication in adult romantic relationships. Journal of Social and Personal Relationships, 26(5), 678–696. https://doi.org/10.1177/0265407509347932

Edy Tri Sulistyo. (2005). Kaji Dini Pendidikan Seni. Surakarta: UNS.

Moerdisuroso, I. (2011). Pedoman tugas akhir penciptaan karya seni rupa, edisi ke 3. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Moerdisuroso, I., & Zaitun Y.A. Kherid. (2020). Thesis Writing Model of Art Practice. Jurnal Internasional Studi Seni dan Kreatif, 7 (1). https://doi.org/10.24821/ijcas.v7i1.4162

Nida, Muhti. (2024). Efektivitas Pemberian Psikoedukasi Marriage Education Terhadap Marriage Attitude In Early Adults. Psycho Idea, Vol.22, No. 1, 35

Siregar, Aminudin TH dan Enin Supriyanto (ed.). 2006. Seni Rupa Modern Indonesia: Esaiesai Pilihan. Jakarta: Nalar

Soedarso. 2006. Trilogi Seni Penciptaan Eksistensi dan Kegunaan Seni. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Gray, C., & Malins, J. (2004). Visualizing Research, A guide to the research process in art and design. Ashgate Publishing Limited.

Wulandari, T., Sari, D., & Nasution, A. (2023). Deskripsi Mendalam untuk Memastikan Keteralihan Temuan Penelitian Kualitatif. Jurnal Literasiologi, 11 (2). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4

Zulfirman, R. (2022). Implementasi Metode Outdoor Learning dalam peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Medan. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran, 3 (2). http://dx.doi.org/10.30596%2Fjppp.v3i2.11758

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Ramdaniati, A., Rahmawati, R., & Akbar Pahala, A. (2026). ISU MOTHERLESS DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS. Global Research and Innovation Journal, 2(1), 423–429. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/988

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.