METODE ISTINBAT HUKUM ISLAM DALAM PENETAPAN KEABSAHAN AKAD NIKAH ONLINE: SUATU ANALISIS NORMATIF-TEXTUAL

Authors

  • Muhammad Noor Universitas Islam Negri Antasari Banjarmasin

Keywords:

Nikah daring, derivasi hukum islam, analogi fiqih, kemaslahatan, hukum keluarga muslim

Abstract

     Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong munculnya praktik penyelenggaraan akad nikah melalui platform digital sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial di kalangan Muslim kontemporer, terutama mereka yang berada dalam situasi mobilitas internasional maupun komunitas diaspora. Kemunculan praktik ini memantik diskusi fiqh mengenai status keabsahannya, mengingat tidak terdapat ketentuan nash yang secara langsung membahas pelaksanaan akad menggunakan media daring. Artikel ini bertujuan menelaah bagaimana metode penetapan hukum Islam (istinbāṭ al-aḥkām) digunakan untuk menentukan legalitas akad nikah berbasis online melalui pendekatan normatif yang berfokus pada analisis teks. Penelitian ini memanfaatkan metode hukum normatif dengan mengintegrasikan tiga pendekatan: bayani, qiyasi, dan istislaḥi. Pendekatan bayani digunakan untuk mengkaji dalil al-Qur’an dan Sunnah terkait rukun serta syarat sahnya pernikahan. Pendekatan qiyasi dilakukan dengan menyetarakan akad nikah daring dengan praktik wakālah, yang telah mapan dalam literatur fikih klasik. Adapun pendekatan istislaḥi berfungsi menimbang aspek kemaslahatan dan relevansi sosial pelaksanaan nikah online dalam perspektif maqāṣid al-syarīʿah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa akad nikah yang dilakukan secara daring dapat dinyatakan sah menurut ketentuan syariat selama seluruh rukun dan syarat pernikahan terpenuhi, serta memiliki nilai kemanfaatan sebagai alternatif hukum bagi masyarakat Muslim masa kini. Studi ini menegaskan bahwa hukum Islam memiliki keluwesan metodologis yang memungkinkan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan landasan normatif syariat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Zahrah, M. (1957) al-Aḥwāl al-Syakhṣiyyah. Kairo: Dār al-Fikr al-ʿArabī.

Auda, J. (2008) Maqāṣid al-Sharīʿah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Buang, A.H. (2019) ‘Online marriage contract in contemporary Islamic law’, Al-Shajarah: Journal of Islamic Thought and Civilization, 24(2), pp. 123–140.

Bunt, G.R. (2018) Hashtag Islam: How Cyber-Islamic Environments Are Transforming Religious Authority. Chapel Hill: University of North Carolina Press.

Fatāwā al-Shabakah al-Islāmiyyah (n.d.) Kumpulan fatwa tentang akad dan pelaksanaan nikah melalui media komunikasi modern. Available at: Islamweb.net (Accessed: date).

Ibn Qudāmah (1997) al-Mughnī. Vol. VII. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Ibn Qudāmah (2004) al-Mughnī. Vol. IX. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Majma‘ al-Fiqh al-Islāmī (2019) Qarārāt wa Tawṣiyāt. Jeddah: Organization of Islamic Cooperation (OIC).

Mawardi, A.I. (2015) ‘Pendekatan maqāṣid al-sharīʿah dalam penetapan hukum Islam kontemporer’, Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, 15(2), pp. 201–215.

Modood, T. (2013) Multiculturalism and Muslim Identity in Europe. Cambridge: Polity Press.

Qaraḍāwī, Y. (2001) Fiqh al-Awlawiyyāt. Kairo: Maktabah Wahbah.

Sabī‘ī, B.N. al- (2014) al-Masāʾil al-Fiqhiyyah al-Mustajaddah fī al-Nikāḥ. Kuwait: Wizārat al-Awqāf wa al-Shuʾūn al-Islāmiyyah.

Shāṭibī, A.I. al- (2004) al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Sharīʿah. Vols. II & IV. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Suyūṭī, J.al-D. al- (1999) al-Ashbāh wa al-Naẓāʾir. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Zarqā’, M.A. al- (1998) al-Madkhal al-Fiqhī al-ʿĀmm. Vol. I. Damaskus: Dār al-Qalam.

Zaydān, ʿA.al-K. (1993) al-Mufaṣṣal fī Aḥkām al-Marʾah wa al-Bayt al-Muslim fī al-Sharīʿah al-Islāmiyyah. Beirut: Mu’assasat al-Risālah.

Zaydān, ʿA.al-K. (1999) al-Wajīz fī Uṣūl al-Fiqh. Beirut: Mu’assasat al-Risālah.

Zuhaylī, W. al- (1985) al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu. Vols. IV & IX. Damaskus: Dār al-Fikr.

Zuhaylī, W. al- (1986) Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī. Vol. II. Damaskus: Dār al-Fikr.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Noor, M. (2026). METODE ISTINBAT HUKUM ISLAM DALAM PENETAPAN KEABSAHAN AKAD NIKAH ONLINE: SUATU ANALISIS NORMATIF-TEXTUAL. Global Research and Innovation Journal, 2(1), 213–221. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/959

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.