STRATEGI PENGELOLAAN KONFLIK ORGANISASI BERBASIS TEORI NEGOSIASI UNTUK MEMBANGUN LINGKUNGAN KERJA PRODUKTIF
Keywords:
konflik organisasi, teori negosiasi, pengelolaan konflik, negosiasi integratif, lingkungan kerja produktifAbstract
Konflik dalam organisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari akibat perbedaan kepentingan, persepsi, dan tujuan antarindividu maupun antarbagian dalam organisasi. Meskipun kerap dianggap sebagai hambatan, konflik yang dikelola secara tepat justru dapat menjadi pemicu inovasi dan peningkatan kinerja tim. Artikel ini membahas strategi pengelolaan konflik berbasis teori negosiasi, khususnya pendekatan negosiasi integratif, sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Melalui studi pustaka dan analisis teoritik, ditemukan bahwa strategi seperti komunikasi empatik, fokus pada kepentingan bersama, penciptaan solusi win-win, serta peran pemimpin dan mediator, sangat berperan dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif. Dengan menerapkan strategi negosiasi yang tepat, organisasi tidak hanya mampu menyelesaikan konflik, tetapi juga membangun budaya kerja kolaboratif yang mendukung produktivitas dan keberlanjutan organisasi.
Downloads
References
Fisher, R., & Ury, W. (1981). Getting to yes: Negotiating agreement without giving in. Penguin Books.
Lewicki, R. J., Barry, B., & Saunders, D. M. (2016). Negotiation (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2016). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Rahim, M. A. (2011). Managing conflict in organizations (4th ed.). Transaction Publishers.
Thomas, K. W. (1992). Conflict and conflict management. In M. D. Dunnette & L. M.Hough (Eds.), Handbook of industrial and organizational psychology (Vol. 3, pp. 651–717). Consulting Psychologists Press.
Yukl, G. A. (2013). Leadership in organizations (8th ed.). Pearson Education.
Jehn, K. A. (1995). A multimethod examination of the benefits and detriments of intragroup conflict. Administrative Science Quarterly, 40(2), 256–282. https://doi.org/10.2307/2393638
Munduate, L., & Medina, F. J. (2017). The role of information in negotiation and conflict management. Research in Organizational Behavior, 37, 37–56. https://doi.org/10.1016/j.riob.2017.09.001
Tjosvold, D. (2008). The conflict-positive organization: It depends upon us. Journal of Organizational Behavior, 29(1), 19–28. https://doi.org/10.1002/job.473
Putnam, L. L., & Poole, M. S. (1987). Conflict and negotiation. In F. M. Jablin et al. (Eds.), Handbook of organizational communication (pp. 549–599). SAGE Publications.
Prihantoro, D. B. (2020). Strategi manajemen konflik berbasis komunikasi organisasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 145–159. https://doi.org/10.24002/jik.v18i2.4021
Suryani, A., & Saputra, M. (2021). Peran gaya kepemimpinan dalam penyelesaian konflik kerja. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 12(1), 45–57. https://doi.org/10.22212/jmo.v12i1.2021
Handoko, T. H. (2010). Manajemen (2nd ed.). BPFE-Yogyakarta.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2013). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Wirawan. (2013). Manajemen konflik: Teori dan aplikasi. Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ellin Marlina, Suwandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.