MONITORING DAN ANALISIS SUHU BETON MASSA FC’41,5 MPa PADA GEDUNG LINAC MENGGUNAKAN THERMOCOUPLE (PROYEK RSKB COLUMBIA ASIA SEMARANG)

Authors

  • Gloria Herlin Immaculata Universitas Negeri Surabaya
  • Anggi Rahmad Zulfikar Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Beton Massa, Gedung Linac, Monitoring Suhu, Thermocouple

Abstract

Beton massa merupakan elemen struktural kritis pada pembangunan gedung Linac disebuah rumah sakit, yang berfungsi ganda sebagai penahan beban struktur dan perisai radiasi. Penelitian ini bertujuan melakukan monitoring dan analisis suhu beton massa dengan mutu fc'41,5 MPa selama proses konstruksi menggunakan sensor thermocouple.

Beton massa didefinisikan oleh ACI 207.1R sebagai beton dengan volume dan dimensi besar sehingga kenaikan temperatur akibat panas hdrasi semen serta perbedaan suhu antara bagian dalam dan permukaan menjadi aspek utama yang perlu dikendalikan. Panas hidrasi yang terperangkap di dalam elemen beton menyebabkan peningkatan suhu internal yang dapat mencapai 80°C pada elemen dengan ketebalan lebih dari 1 meter. Selisih temperatur yang besar antara inti dan permukaan beton tidak melebihi 20°C yang dapat menimbulkan tegangan termal yang berpotensi menyebabkan retak dini (thermal cracking), yang tidak hanya menurunkan kualitas beton tetapi juga dapat menjadi jalur kebocoran radiasi pada gedung Linac. Penelitian ini menggunakan metode pemantauan suhu secara real-time dengan memasang thermocouple pada berbagai titik dan kedalaman beton massa. Data suhu dianalisis untuk mengidentifikasi lonjakan temperatur dan memastikan selisih suhu antara inti dan permukaan tetap berada di bawah batas aman 20°C sesuai rekomendasi ACI 207.1R. Monitoring suhu beton massa pada proyek RSKB Columbia Asia Semarang menunjukkan bahwa pengendalian temperatur selama proses hidrasi sangat krusial untuk mencegah retak termal yang dapat menyesuaikan fungsi ruangan sebagai perisai radiasi. Penerapan metode monitoring dengan thermocouple memungkinkan deteksi dini terhadap potensi masalah termal, sehingga tindakan korektif dapat dilakukan secara tepat waktu. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi industri konstruksi Indonesia dalam memahami pentingnya monitoring suhu pada beton massa, khususnya untuk fasilitas kesehatan dengan persyaratan keamanan radiasi yang ketat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adelia Agustin, Nadya Shafira Salsabila, (2025). Desain Bunker LINAC sebagai Upaya Pencegahan Radiasi.

A. Ikhsan Karim, (2015), Pengarus Penggunaan Semen Pozzolan Tipe-B Terhadap Kuat Tekan Beton.

Alimudin Salo, Erlin Diana, Wahyu Sukma Nur Azizah, Ika Putra Viratama, (2023). Suhu Dan Kalor.

A. M. Neville (2011) Properties of Concrete, 5th Edition, Pearson Education.

American Cancer Society, (2024). Radiation Therapy.

American Concerete Society, (2019). Concrete Design Guide.

American Concerete Intitute 207.1R-96, (2021)

American Concrete Intitute 207.4R-05 (2005)

American Concerete Intitute 301, (2020), Specifications For Concrete Construction

American Concerete Intitute 308R-01, (2001), ACI Guide To Curing Concrete : Methods & Best Practices.

Ardian Yulianto, (2019), Metode Pengukuran Suhu Beton Dengan Thermocouple

Darmawan, G. M. B, (2021). Analisis Metode Pendinginan Pengecoran Beton dalam Skala Besar (Mass Concrete): Studi Kasus Proyek Warehouse PT. Ishiyama International, Cikupa, Tangerang, Banten. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Dina Novianti, Rayhan Maulana Prakusya, (2025). Analisis Beton Mass Concrete Pada Pile Head Dengan Cooling Pipe Sistem (Studi Kasus:Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi IA STA 8+314-STA 10+394)

Direktori Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi https://direktori.ppid.semarangkota.go.id/tempat/rs-columbia-asia-semarang/

Fahadila F. Remi, (2017), Kajian Faktor Penyebab Cost Overrun Pada Proyek Konstruksi Gedung.

FHWA-04-122, (2005), Federal Highway Administration Research and Technology, Coordinating, Developing, and Delivering Highway Transportation Innovations.

Fitri Swastika Wardhani (2016), Studi Temperatur Dan Pembuatan Beton Massa Dengan Ketebalan 4 Meter.

I Putu Ariawan, I Ketut Sukarata, I Ketut Nuraga. (2023). Antisipasi Pencegahan Retakan Beton Pada Ruang Linac Rumah Sakit Umum Daerah Badung.

Ir. Muchamad Arif Budiyanto, S.T., M.Eng., IPM. (2024). Civil Engineering and Techonology Journal.

Muhammad Humaidi, Muhammad Hafizh, (2011). Pengaruh Nilai Slump Terhadap Kuat Tekan.

Niken Indriyani, Mirza Ghulam Rifqi, M. Galuh Khomari, (2021). Pengaruh Variasi Air 7°C, 17°C, dan 27°C Pada Campuran Beton Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton Struktural.

R. Magesh, R. Parthiban, P.V.Pravin. Kumar, R. Rajesh Kumar, S.S. Manu, (2019), Evalution Of Concrete Strength By Monitoring Concrete Temperature Using Sensor.

SNI 7656:2012 Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal Beton Berat dan Beton Massa

SNI 2847:2019, Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung

SNI 2049:2015, Semen Portland

Stenly Roike Ibo, Irianto2, Didik S.S. Mabui, (2025) Analisis Kuat Tekan Beton Normal Menggunakan Agregat Lokal Kabupaten Sarmi Dengan Variasi Air Perendaman.

Sudarsono P Tampubolon, S. T.,M.Sc, (2022), Struktur Beton 1

Sylvina Permatasari, (2019). Pengaruh Bahan Tambah Batu Bata Merah Terhadap Kuat Tekan Beton FC’21 Menggunakan Agregat Kasar PT. AMR Dan Agregat Halus Desa Sanggup Kota Baru.

Juny Handayani, Muhamad Lutfi, Nurul Chayati, Fadhila Muhammad Libasut Taqwa, (2019). Studi Pengaruh Temperatur Beton Massa Pada Raft Foundation Ketebalan 3 Meter.

Xie, Y., Du, W., Xu, Y., Peng, B., & Qian, C. (2023). Temperature Field Evolution Of Mass Concrete: From Hydration Dynamics, Finite Element Models To Real Concrete Structure.

Zhang, Y., Wang, S., He, S., & Hao, X. (2023). Analysis of factors influencing the temperature field variation in mass concrete during hydration heat release

Zhao (2021), Effect of Thermal Parameters on Hydration Heat Temperature and Thermal Stress of Mass Concrete.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

Herlin Immaculata, G., & Rahmad Zulfikar, A. (2026). MONITORING DAN ANALISIS SUHU BETON MASSA FC’41,5 MPa PADA GEDUNG LINAC MENGGUNAKAN THERMOCOUPLE (PROYEK RSKB COLUMBIA ASIA SEMARANG). Global Research and Innovation Journal, 2(3), 557–565. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1560

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.