PERBANDINGAN QUANTITY TAKE OFF BERBASIS BIM (ARCHICAD DAN REVIT) DENGAN METODE KONVENSIONAL PADA PROYEK GEDUNG PENUNJANG ABHINAYA
Keywords:
Building Information Modelling (IBM), Archicad, Quantity Take OffAbstract
Perkembangan teknologi Building Information Modeling (BIM) telah menjadi inovasi utama dalam mengoptimalkan proses perencanaan dan pelaksanaan proyek konstruksi, salah satunya pada tahap Quantity Take Off (QTO) yang berperan penting dalam estimasi biaya dan pengadaan material. Perhitungan volume pekerjaan dengan metode konvensional menggunakan Microsoft Excel masih rawan menghasilkan ketidaksesuaian dan deviasi biaya yang cukup besar, sehingga diperlukan pembanding berupa metode BIM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil permodelan Gedung Penunjang Abhinaya Rsj Radjiman Lawang menggunakan software Archicad, menghitung volume pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP dengan metode konvensional dan metode BIM Archicad, serta mengetahui selisih volume pekerjaan antara metode konvensional dengan metode BIM Archicad dan Revit. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg dan Gall yang dibatasi hingga tahap pengembangan draft produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permodelan BIM menghasilkan volume pekerjaan struktur beton, pondasi, dan rangka atap yang berbeda dengan metode konvensional, dengan deviasi terbesar ditemukan pada pekerjaan rangka atap dan penutup atap yang mencapai 13,16% pada Gedung A dan struktur beton atas sebesar 20,92% pada Gedung C. Perbedaan ini disebabkan oleh kompleksitas permodelan dan pengaturan parameter yang berbeda antara software Archicad dan Revit. Penelitian ini membuktikan bahwa metode BIM dapat meningkatkan akurasi perhitungan volume dibandingkan metode konvensional sehingga berpotensi mengurangi risiko pemborosan material dan pembengkakan biaya pada proyek konstruksi.
Downloads
References
Alfia Magfirona, Amar, T. I. K., & Abdul Aziz Muhammad Habib Failasufa. (2023). Analisis Komparasi Quantity Take Off Pekerjaan Struktur Berdasarkan Metode Konvensional Dan Metode BIM Studi Kasus : Perencanaan Omah DW. Jurnal TESLINK : Teknik Sipil Dan Lingkungan, 5(2), 61–67. https://doi.org/10.52005/teslink.v5i2.272
Anwar, A., Alamsyah, W., & Purwandito, M. (2025). Implementasi BIM pada Struktur Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Samudra Menggunakan Software Revit. Jouurnal Of Applied Civil Engineering And Infrastructur Technology ( Jaceit ) 6(1), 59–68
Arditya, H., Wacano, S., Ihsan, S. (2024). Analisis Perbandingan Perhitungan Quantity Take Off Menggunakan BIM Revit Dengan Metode Konvensional Pada Struktur Atas Proyek Pembangunan Gedung Rspon. Seminar Nasional Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta, 336–343
Farhana, A., & Abma, V. (2022). Implementasi Konsep BIM 5D Pada Pekerjaan Struktur Proyek Gedung. Racic : Rab Construction Research, 7(2), 116–127. https://doi.org/10.36341/racic.v7i2.3004
Mohammad Sidik. (2021). Perancangan dan Pengembangan E-commerce dengan Metode Research and Development. Jurnal Teknik Informatika Unika St. Thomas (JTIUST), 04, Nomor, 99–107
Prayoga, A. A. (2023). Perencanaan Penjadwalan Arsitektural dengan mempertimbangkan Pekerjaan Struktural pada Proyek Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Jendral Soedirman. Journal Portal Uii, 28–59.
Reki Nur Fauzi, Irna Hendriyani, & Reno Pratiwi. (2024). Implementasi Building Information Modeling (BIM) 5D Dalam Estimasi Quantity Take Off Pekerjaan Struktur. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 8(2), 245–258
Sahrial, Irwan, & Suranto. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek Peningkatan Jalan Rel Kereta Api Medan-Binjai. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Dan Arsitektur, 1(1), 13–24. https://doi.org/10.31289/jitas.v1i1.1209
Setiawa, E. B., & Vendie, A. (2021). Penerapan Konsep BIM dari Studi Kasus dan Perspektif Pengguna. Prosiding CEEDRiMS 2021, June, 269–276
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Iqbal, Feriza Nadiar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










