ANALISIS PEMAMPATAN KONSOLIDASI PRIMER PERLAPISAN TANAH LEMPUNG LUNAK

Authors

  • Rossyta Zia Azzahra Universitas Negeri Surabaya
  • Dlauissama Universitas Negeri Surabaya
  • Yogie Risdianto Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

tanah lunak, Pemampatan, Subgrade

Abstract

Ketersediaan tanah dasar (subgrade) berdaya dukung memadai menjadi tantangan
utama dalam pembangunan infrastruktur jalan raya sepanjang 6,72 km di Kabupaten
Lamongan, Jawa Timur. Dominasi endapan tanah lempung/lanau lunak jenuh air
memicu potensi penurunan konsolidasi yang signifikan sewaktu menerima beban
timbunan perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi magnitudo
pemampatan konsolidasi primer murni (????????) serta menganalisis perilaku deformasi
vertikal tanah dasar. Pendekatan kuantitatif analitis diterapkan berbasis formulasi
konsolidasi 1D Terzaghi dengan memanfaatkan data sekunder uji geoteknik pada 23
segmentasi lapisan tanah di dua zona krusial, yaitu Titik A dan Titik B. Hasil analisis
menunjukkan bahwa total penurunan konsolidasi primer di Titik A mencapai 0,3215
m (32,15 cm), sedangkan di Titik B tercatat penurunan yang lebih dominan sebesar
0,5161 m (51,61 cm). Distribusi deformasi terbesar teridentifikasi pada lapisan
tanah bagian dangkal dan magnitudonya meluruh seiring bertambahnya kedalaman.
Temuan pemampatan tanah dasar yang melebihi 50 cm mengindikasikan tingginya
kerentanan terhadap kegagalan struktur perkerasan, sehingga hasil estimasi ini
menjadi landasan pertimbangan teknis yang krusial dalam merencanakan strategi
rekayasa perbaikan tanah (soil improvement) sebelum tahap konstruksi
dilaksanakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiasih, T., Alihudien, A. dan Ahmad, H.H. (2023) “Analisis pengaruh Batas Cair dan

Angka Pori Terhadap Indeks Pemampatan Primer (Studi Kasus: Tanah Lempung di

Kranjingan, Kabupaten Jember),” Jurnal Smart Teknologi, 4(6), hal. 827–833.

Das, B.M. (1995) Mekanika Tanah (Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis). Diedit oleh I.B.

Endah, Noor dan Mochtar. Jakarta: Erlangga.

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. (2002). Panduan Geoteknik 1: Proses

Pembentukan dan Sifat-sifat Dasar Tanah Lunak (Pedoman Kimpraswil No: Pt T-8

2002-B).

Hardiyatmo, H.C. (2010) Mekanika Tanah 2. 5 ed. Yogyakarta: Gadjah Mada University

Press.

Nurani, A., Nurmeyliandari, R. dan Amalia, G. (2023) “Analisis Pengaruh Penambahan

Portland Cement Terhadap Nilai Kuat Geser Pada Stabilisasi Tanah Lempung Lunak,”

Jurnal Deformasi, 8(2), hal. 132–143. https://doi.org/10.31851/deformasi.v8i2.13109. Tersedia pada:

Prasetio, A. dan Prihatiningsih, A. (2020) “Analisis Penggunaan Prefabricated Vertical

Drains (Pvd) Pada Tanah Lempung Lunak Yang Terdapat Lapisan Lensa,” JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 3(1), https://doi.org/10.24912/jmts.v3i1.7047. hal. 119. Tersedia pada:

Satria, Z., Fatnanta, F. dan Nugroho, S.A. (2020) “The Effect of Time on Bearing Capacity of

Pile Foundations in Soft Soil with Varying Roughness,” Civil Engineering Journal (JRS Unand), 16(1), hal.

12–24. http://jrs.ft.unand.ac.id/index.php/jrs/article/view/267.

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Zia Azzahra, R., Dlauissama, & Risdianto, Y. (2026). ANALISIS PEMAMPATAN KONSOLIDASI PRIMER PERLAPISAN TANAH LEMPUNG LUNAK. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 2105–2111. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1478

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.