IMPLEMENTASI ZONA INTEGRITAS MENUJU WBBM DALAM MENGATASI RESISTENSI PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI DI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK RI
Keywords:
Zona Integritas, reformasi birokrasi, resistensi perubahan, DJP RI, budaya organisasiAbstract
Reformasi birokrasi di sektor perpajakan Indonesia menghadapi tantangan
resistensi budaya organisasi yang dipengaruhi oleh kasus korupsi serta rendahnya
kepercayaan publik terhadap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) RI. Penelitian ini
menganalisis implementasi Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan
Melayani (WBBM) melalui enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan,
penataan tata laksana, manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja,
pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pendekatan ini digunakan
untuk mengurangi resistensi pegawai yang muncul akibat ketidakpastian, ancaman
status, dan gangguan rutinitas melalui komunikasi, partisipasi, dan dukungan
organisasi. Studi kasus pada KPP Pratama Jakarta Pancoran menunjukkan hasil
positif dengan pencapaian predikat WBK tahun 2020, peningkatan kepuasan wajib
pajak dari 78% menjadi 94%, penurunan pelanggaran disiplin sebesar 35%, serta
kenaikan penerimaan pajak sebesar 18%. Hasil ini menunjukkan bahwa Zona
Integritas efektif sebagai instrumen transformasi budaya birokrasi yang
berintegritas dan berkelanjutan.
Downloads
References
Armstrong, M. 2015, Armstrong’s handbook of human resource management practice, 13th edn, Kogan Page, London.
Direktorat Jenderal Pajak 2023, ‘Membangun zona integritas di tengah runtuhnya pilar kepercayaan publik’, 10 August, viewed 19 April 2026, https://pajak.go.id/id/artikel/membangun-zona-integritas-di-tengah-runtuhnya-pilar-kepercayaan-publik.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2021, Peraturan Menteri PANRB Nomor 90 Tahun 2021 tentang pembangunan dan evaluasi zona integritas, viewed 19 April 2026, https://www.pn-negara.go.id/reformasi-birokrasi/pengertian-zona-integritas/.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 2021, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas, viewed 19 April 2026, https://www.menpan.go.id.
Lewin, K. 1947, ‘Frontiers in group dynamics’, Human Relations, vol. 1, no. 1, pp. 5–41.
Lewin, K. 1951, Field theory in social science: Selected theoretical papers, Harper & Row, New York.
Lumbantoruan, C.M., Tewal, B. & Lumintang, G.G. 2021, ‘Faktor-faktor yang menyebabkan resistensi terhadap perubahan organisasi di PT. Pertamina (Persero) Integrated Terminal Bitung’, Jurnal EMBA, vol. 9, no. 1, pp. 914–923.
Pollitt, C. & Bouckaert, G. 2011, Public management reform: A comparative analysis – New public management, governance, and the neo-weberian state, 3rd edn, Oxford University Press, Oxford.
Robbins, S.P. 1998, Organizational behavior, 8th edn, Prentice Hall, New Jersey.
Robbins, S.P. 1998, Organizational behavior: Concepts, controversies, applications, 8th edn, Prentice Hall, New Jersey.
Schein, E.H. 2010, Organizational culture and leadership, 4th edn, Jossey-Bass, San Francisco.
Sembiring, G. 2012, ‘Budaya organisasi birokrasi Indonesia’, Jurnal Administrasi Publik.
Weber, M. 1947, The theory of social and economic organization, Free Press, New York.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hana Afifah Rahmah, Mega Aulya Hasanuddin, Rahma Annisa Julia, Atrika Iriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










