PENDIDIKAN INKLUSIF BERBASIS NILAI NILAI HAK ASASI MANUSIA (HAM)
Keywords:
pendidikan inklusif, hak asasi manusia, non-diskriminasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan inklusif berbasis nilai-nilai hak asasi manusia (HAM) melalui tinjauan kepustakaan terhadap berbagai literatur nasional maupun internasional. Pendidikan inklusif dipahami sebagai pendekatan yang menjamin setiap peserta didik, tanpa membedakan kondisi fisik, intelektual, sosial, maupun latar belakang lainnya, memperoleh layanan pendidikan yang setara, nondiskriminatif, dan menghormati martabat manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru, fasilitas yang belum aksesibel, lemahnya implementasi kebijakan, serta budaya sekolah yang belum mencerminkan nilai-nilai HAM. Di sisi lain, terdapat peluang signifikan berupa penguatan kebijakan pemerintah, peningkatan pelatihan pendidik, kemajuan teknologi pembelajaran, serta meningkatnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil. Meskipun demikian, kesenjangan antara konsep, regulasi, dan praktik lapangan masih menjadi tantangan utama dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkeadilan. Penelitian ini menekankan perlunya strategi yang lebih komprehensif untuk menyelaraskan teori dan pelaksanaan agar pendidikan inklusif benar-benar mendukung perkembangan setiap peserta didik sesuai prinsip HAM.
Downloads
References
Ainscow, M. (2020) Promoting inclusion and equity in education: Lessons from international experiences. London: Routledge.
Ainscow, M. (2020) ‘Promoting inclusion and equity in education: Lessons from international research’, Nordic Journal of Studies in Educational Policy, 6(1), pp. 7–16.
Booth, T. and Ainscow, M. (2011) The Index for Inclusion: Developing learning and participation in schools. 3rd edn. Bristol: Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).
Booth, T. and Ainscow, M. (2016) The Index for Inclusion: Developing learning and participation in schools. Bristol: Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2018) Pedoman pelaksanaan sekolah inklusif untuk pendidikan dasar. Jakarta: Kemdikbud.
Miles, S. and Singal, N. (2019) ‘The Education for All agenda and inclusive education: Retrospective and prospective perspectives’, International Journal of Inclusive Education, 23(7–8), pp. 697–712.
Miles, S. and Singal, N. (2020) ‘The education of children with disabilities: A human rights-based approach’, International Journal of Educational Development, 77, pp. 102–214.
Rahmawati, N. (2021) ‘Persepsi guru terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah dasar’, Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 9(2), pp. 112–123.
Rahmawati, S. (2021) ‘Teachers’ perceptions and challenges in implementing inclusive education in Indonesia’, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(1), pp. 33–45.
Sharma, U. and Deppeler, J. (2022) ‘Teacher preparedness for inclusive education: Global perspectives’, International Journal of Inclusive Pedagogy, 5(3), pp. 201–219.
Slee, R. (2018) Inclusive education isn’t dead, it just smells funny. London: Routledge.
Smith, J. and Thomas, K. (2019) ‘Evaluating the effectiveness of inclusive education policies in primary schools’, Journal of Inclusive Practices, 14(3), pp. 145–160.
Smith, J. and Thomas, R. (2019) ‘National policies and inclusive education:
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Qurrata A’yun, Ihsan Abdillah, Nor Aalisa, Hayatullah Abdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










