RELEVANSI KONSEP PERLINDUNGAN LINGKUNGAN DI TENGAH KRISIS EKOLOGI

Authors

  • Ariel Jhonson T Universitas Negeri Semarang
  • Samuel Universitas Negeri Semarang
  • Leonardus Candra W Universitas Negeri Semarang
  • Hans Christian Baidhowi Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Al Bi'ah, Ekologi, Islam, keseimbangan, keberlanjutan, keadilan

Abstract

Krisis ekologi yang meliputi pencemaran, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim menuntut pendekatan komprehensif dalam upaya pelestarian lingkungan. Ratusan Tumbuhan dan hewan langka terancam punah. Menurut catatan IUCN Redlist, sebanyak 76 spesies hewan Indonesia dan 127 tumbuhan berada dalam status keterancaman tertinggi yaitu status Critically Endangered (Kritis), serta 205 jenis hewan dan 88 jenis tumbuhan masuk kategori Endangered, serta 557 spesies hewan dan 256 tumbuhan berstatus Vulnerable. Dalam konteks tersebut, Fiqih al Bi’ahs ebagai cabang fiqih yang mengatur hubungan manusia dengan alam menawarkan kerangka normatif yang relevan untuk merumuskan etika lingkungan berbasis nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji prinsip-prinsip utama Fiqih al-Bi’ah, seperti prinsip kadilan, keseimbangan, serta prinsip keberlanjutan (hifz al-bi’ah) sebagai landasan hukum dalam upaya perlindungan lingkungan. Melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur klasik dan kontemporer untuk menegaskan bahwa hukum Islam tidak hanya mengatur hubungan vertikal manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan horizontal dengan alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral-spiritual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Indrajati, S., Emawati, E., & Azkar, M. (2023). Aktualisasi Pendidikan Fikih Lingkungan (Fiqh Al-Bi’ah) pada Masyarakat Kawasan Hutan Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kab. Lombok Utara. MANAZHIM, 5(2), 644-666.

Istiani, M., & Purwanto, M. R. (2019). Fiqh bi’ah dalam perspektif Al-Quran. At Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 1(1), 24-39.

Top Findings from the IPCC Climate Change Report 2023 | World Resources Institute https://www.wri.org/insights/2023-ipcc-ar6-synthesis-report climate-change-findings

Dari Krisis Politik ke Krisis Ekologis (Catatan Akhir Tahun Region Sumatera) | WALHI https://share.google/xZmBbP8uXYXWTofGP

Latifah, E. (2024). Fiqh Al-Bi'ah and the Concept of Green and Blue Economy for Achieving Sustainable Development in the Context of SDGs. INVEST J. Sharia & Econ. L., 4, 74.

Acim, S. A., & Suharti, S. (2023). The Concept of Fiqh al-Bī’ah in the Qur’an: A Study of the Quranic Verses on Environment in the Ulamas’ Views of Lombok. Ulumuna, 27(1), 115-40.

Zainuddin, F. (2021). Perspektif Fiqih Terhadap Lingkungan. Al-Hukmi: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam, 2(1), 41-52.

Arif, M. (2023). Fiqh al-Bi’ah: Studi historis konsep kebersihan dalam literatur fikih klasik dan kontemporer. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 4(1), 22-43.

Noor, F. (2018). Pengelolaan sumber daya alam berdasar prinsip fiqh al bi’ah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 47-55.

Zuhdi, M. H. (2015). Paradigma fiqh al-bi’ah berbasis kecerdasan naturalis: Tawaran hukum Islam terhadap krisis ekologi. Al-'Adalah, 12(2), 771-784.

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Jhonson T, A., Samuel, Candra W, L., & Christian Baidhowi , H. (2025). RELEVANSI KONSEP PERLINDUNGAN LINGKUNGAN DI TENGAH KRISIS EKOLOGI . Global Research and Innovation Journal, 1(3), 3299–3308. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/894

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.