ANALISIS KETERLAMBATAN PERINGATAN LETUSAN MERAPI 2010 OLEH BPPTKG TERHADAP PERTANIAN SAWAH DI SLEMAN

Authors

  • Rayi Kharisma Rajib Universitas Negeri Semarang
  • Windy Fatika Rahmadhani Universitas Negeri Semarang
  • Kamilah Zahra Zakiyah Universitas Negeri Semarang

Keywords:

peringatan dini, erupsi Gunung Merapi, BPPTKG, pertanian sawah, mitigasi bencana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan peringatan dini letusan Gunung Merapi tahun 2010 oleh BPPTKG serta dampaknya terhadap sektor pertanian sawah di Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada dinamika sistem peringatan dini, faktor penyebab keterlambatan informasi, dampak terhadap pertanian, serta implikasinya terhadap ketahanan masyarakat dan sistem mitigasi bencana. Data diperoleh melalui studi literatur, dokumentasi, dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai kebencanaan, komunikasi krisis, serta pertanian pascaerupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan peringatan dini dipengaruhi oleh faktor teknis pemantauan vulkanik, keterbatasan integrasi sistem informasi, lemahnya koordinasi kelembagaan, serta hambatan dalam komunikasi krisis. Keterlambatan tersebut berdampak signifikan terhadap sektor pertanian sawah di Sleman, seperti kerusakan tanaman, gangguan sistem irigasi, penurunan kualitas tanah, serta meningkatnya kerugian ekonomi petani akibat tidak adanya waktu yang cukup untuk melakukan mitigasi. Selain itu, keterlambatan informasi juga memengaruhi kesiapsiagaan, tingkat kerentanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peringatan dini. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas sistem peringatan dini memiliki peran penting dalam meminimalkan dampak bencana dan meningkatkan ketahanan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada aspek teknologi, koordinasi antar lembaga, integrasi sistem informasi, dan strategi komunikasi kebencanaan agar sistem mitigasi bencana dapat berjalan lebih responsif dan efektif di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrizal. (2021). Metode penelitian kualitatif: Sebagai upaya mendukung penggunaan penelitian kualitatif dalam berbagai disiplin ilmu. PT Rajagrafindo Persada.

Anthony, E. K., & Ismainar, H. (2025). Analisis program penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana di Provinsi Riau tahun 2025. Journal of Hospital Administration and Management, 6(2), 279–286.

Aprilian, Z., Harlan, D., Soentoro, E. A., & Zahroni, A. (2023). Analisis agradasi, degradasi dan sedimentasi di Sungai Pabelan pasca erupsi Gunung Merapi 2010. Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik, 5(2), 34–45.

Aurelia, S. O., Listyani, A. S., Saputri, S. A., & Rajib, R. K. (2026). Penerapan klausula force majeure akibat keterlambatan perizinan ekspor: Studi kasus PT Freeport Indonesia. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(1), 1–8.

Creswell, J. W. (2020). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (A. Fawaid, Trans.). Pustaka Pelajar.

Dilia, V. A. (2025, February). Analisis framing pemberitaan bencana di media daring: Studi kasus berita meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki di Detik.com & Kompas.com. Dalam Prosiding Seminar Nasional Komunikasi (SENAKOM) (Vol. 2, No. 1).

Haidar, M. R. A., Wasistha, A. N. P., & Rajib, R. K. (2024). Implementasi hukum lingkungan terhadap pengelolaan limbah industri di Indonesia. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(3), 60–64.

Honesti, L., Badriana, N. R., & Honesty, H. N. (2024). Analisis dampak lingkungan dan sosial dari erupsi Gunung Merapi di Sumatera Barat. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 2(2).

Kastiady, S. S. P., Rajib, R. K., Qoiri, M. N., & Salikin, Z. A. N. (2024). Protection of human rights against women in an international legal perspective. International Law Discourse in Southeast Asia, 3(2), 221–248.

Kristupa, T. R., Arannasta, B. J., Restriawan, B. A., & Jatmika, Y. B. (2023). Kegiatan pertanian dan dampaknya terhadap kualitas tanah di wilayah Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mahardhika, Z. M., Hapsari, I. M., & Rajib, R. K. (2024). Urgensi reformasi hukum lingkungan terhadap perubahan iklim di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(2), 235–244.

Majid, N. S., Setyaningsih, R., & Rajib, R. K. (2024). Penyelesaian sengketa lingkungan ditinjau dari hukum perdata melalui gugatan class action. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 263–268.

Prasojo, A. G., Susilo, C., & Hamid, M. A. (2025). Efektivitas kombinasi EWS (seismograf dan CCTV) terhadap respon masyarakat kelompok rentan dalam situasi gawat darurat di Gunung Semeru.

Prastowo. (2022). Metode penelitian kualitatif dalam perspektif rancangan penelitian (S. Meta, Ed.; Edisi II). AR-RUZZ Media.

Putri, F. E. A., Damayanti, N. A., & Rajib, R. K. (2024). Urgensi perlindungan ekosistem terumbu karang di Indonesia guna menyongsong program Sustainable Development Goals (SDGs) point 14. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(24.2), 385–393.

Putri, P. A., Kusuma, D. A., & Rajib, R. K. (2024). Eksistensi legal standing organisasi lingkungan dalam menghadapi sengketa lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(5), 308–318.

Putro, H., Rosadi, D. I., Pebriananta, R., & Rajib, R. K. (2024). Melangkah menuju lingkungan yang berkelanjutan: Tantangan dan solusi untuk masa depan bumi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 111–120.

Rajib, R. K., Athar, S., & Bafaleo, C. (2019). The sociological perspectives in case study: Empowering student capability based law in action method in Indonesia legal education. The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 1(2).

Rizqullah, N. R., & Hermawan, E. K. (2022). Sistem peringatan dini bencana erupsi Gunung Merapi inklusi.

Sari, G. F. A., Yolanda, D., & Rajib, R. K. (2024). Krisis air menangani penyediaan air bersih di dunia yang semakin kekurangan sumber daya. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(5), 334–341.

Sitohang, L. L., Nisma, S. I., Putra, F. D. I., Aineviska, S. F., & Alfitri, R. (2024). Identifikasi interaksi penduduk terhadap ruang bentuklahan vulkanik di Gunungapi Merapi bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 8(2), 180–189.

Sudirman, S. S., Rizkianto, T. S., Rohmana, R., & Muzani, M. (2025). Identifikasi tingkat kerentanan ancaman bencana letusan Gunung Merapi di Kota Yogyakarta. Jurnal Geografi, 21(1), 71–89.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunarty, R., & Akmal, M. N. (2024). Implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Serambi Konstruktivis, 6(2), 117–122.

Xasir, T. G., Halim, H. W., Sitorus, T., & Sudarto, S. (2026). Komunikasi krisis bencana gunung api dalam perspektif chaos theory dan contingency theory. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 4(1), 1–9.

Yeni, H. (2026). Analisis sistem informasi manajemen bencana (SIMBA) pada penanganan gempa Mamuju dan penyebaran informasi darurat. Jurnal Ilmu Teknologi Informasi Indonesia, 2(1), 81–86.

Yudha, E. T. (2025). Pelaksanaan izin usaha pertambangan dalam konflik antara kepentingan investasi dan perlindungan masyarakat adat. Mustika Justice, 4(2).

Downloads

Published

2026-05-11

How to Cite

Kharisma Rajib, R., Fatika Rahmadhani, W., & Zahra Zakiyah, K. (2026). ANALISIS KETERLAMBATAN PERINGATAN LETUSAN MERAPI 2010 OLEH BPPTKG TERHADAP PERTANIAN SAWAH DI SLEMAN. Global Research and Innovation Journal, 2(2), 355–369. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1233

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.