ANALISA HAMBATAN YANG BERPENGARUH PADA KETERLAMBATAN DOKUMEN MAINTENANCE C-CHECK

Authors

  • Dwi Mealiandry Saputra Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan
  • Muhammad Luqman Bukhori Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Keywords:

C-Check, maintenance, FTA, FMEA

Abstract

Dalam industri penerbangan, keselamatan dan kelaikan pesawat menjadi prioritas utama yang didukung oleh program pemeliharaan berkala, salah satunya melalui inspeksi C-Check. Proses ini memerlukan dokumentasi yang lengkap dan tepat waktu sebagai bukti teknis dan legal bahwa pesawat telah memenuhi standar kelaikan udara sebelum kembali beroperasi. Namun, dalam praktiknya pengiriman dokumen maintenance C-Check masih sering mengalami keterlambatan yang dapat memengaruhi proses administrasi operasional, pelaporan kepada regulator, serta berpotensi menimbulkan temuan audit keselamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab keterlambatan pengiriman dokumen maintenance C-Check pada maskapai Lion Air serta memberikan rekomendasi perbaikan proses. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat risiko kegagalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan dipengaruhi oleh faktor organisasi, manusia, prosedural, teknis, dan eksternal, dengan faktor organisasi dan manusia sebagai penyebab dominan, terutama terkait koordinasi antar departemen, ketersediaan personel bersertifikat, dan kesalahan pengisian dokumen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrade, P., Silva, C., Ribeiro, B., & Santos, B. F. (2021). Aircraft Maintenance Check Scheduling Using Reinforcement Learning. Aerospace, 8(4), 113.

Carayon, P. (2006). Human factors of complex sociotechnical systems. Applied Ergonomics, 37 (4), 525–535. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2006.04.011

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13 (3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Ericson, C. A. (2005). Hazard Analysis Techniques for System Safety. John Wiley & Sons.

FAA, (2020), Advisory Circular 43-210, Page 12: Standardized Procedures for Aircraft Inspections, Washington, D.C., Federal Aviation Administration.

Hakim, R. H. V. (2023). Analisis Kegagalan Sistem Preventive Maintenance Alat BTT 413 Dengan Menggunakan Metode FMEA Dan FTA Pada Perusahaan Pelayanan Pesawat Di Bandara Soekarno-Hatta (Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Jakarta).

Hammer, M., & Champy, J. (1993). Reengineering the corporation: A manifesto for business revolution. HarperBusiness.

ICAO, (2022), Annex 6 to the Convention on International Civil Aviation: Operation of Aircraft, Part I – International Commercial Air Transport – Aeroplanes, Montréal, International Civil Aviation Organization.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, (2015), Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2015 tentang Perawatan Pesawat Udara, Jakarta, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Downloads

Published

2026-03-11

How to Cite

Mealiandry Saputra, D., & Luqman Bukhori, M. (2026). ANALISA HAMBATAN YANG BERPENGARUH PADA KETERLAMBATAN DOKUMEN MAINTENANCE C-CHECK. Global Research and Innovation Journal, 2(1), 1568–1577. Retrieved from https://journaledutech.com/index.php/great/article/view/1148