KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI PLASMA PASCA REPLANTING DI KECAMATAN SUANGAI LAUR KABUPATEN KETAPANG
Keywords:
Petani Plasma, Replanting Kelapa Sawit, Kondisi Sosial Ekonomi, Diversifikasi Pendapatan, Ketahanan Ekonomi Rumah TanggaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sosial ekonomi petani plasma pasca replanting kelapa sawit di Desa Sungai Daka, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang. Replanting dilakukan secara serempak karena usia tanaman sawit melewati masa produktif, sehingga pendapatan utama petani terhenti dalam jangka waktu cukup lama. Penelitian menggunakan Metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 53 petani plasma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, nilai gotong royong dan partisipasi Masyarakat tetap terjaga meskipun petani menghadapi tekanan ekonomi. Petani masih aktif dalam kegiatan sosial, seperti gotong royong dan kegiatan keagamaan, yang mencerminkan kuatnya hubungan sosial di lingkungan pedesaan. Dari sisi ekonomi, petani melakukan diversifikasi pendapatan sebagai strategi bertahan hidup. Sumber pendapatan berasal dari sektor on farm seperti usahatani padi, karet, dan holtikultura; sektor off farm seperti buruh tani dan sopir; serta sektor non farm berupa kegiatan berdagang dan jasa. Usahatani padi menjadi sumber pendapatan tertinggi, sementara sektor non farm memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pendapatan rumah tangga. Diversifikasi pendapatan ini merupakan bentuk adaptasi petani dalam menjaga ketahanan ekonomi selama kebun sawit belum Kembali produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun replanting berdampak besar terhadap pendapatan utama, petani plasma mampu bertahan melalui kekuatan sosial dan strategi ekonomi alternatif.
Downloads
References
Amrullah, M., Putriani, D., & Tenriawaru, A. (2024). Petani, perusahaan dan negara: Relasi kuasa dalam program replanting kelapa sawit. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 22(1), 1–15.
Ebisawa, T., Fukuda, Y., Shigemi, Y., & Yamamoto, Y. (2020). Enhancing smallholder resilience through livelihood diversification in agrarian transitions. Asian Journal of Agriculture and Development, 17(2), 25–42. https://doi.org/10.37801/ajad2020.17.2.3
Hadley, C., & Wutich, A. (2009). Experience-based measures of food and water security: Biocultural approaches to grounded measures of insecurity. Human Organization, 68(4), 451–460.
Husodo, B. (2006). Penulisan artikel ilmiah: Teori dan praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kurniasari, N., & Iskandar, J. (2020). Strategi petani plasma dalam menghadapi replanting kelapa sawit: Studi kasus di Sumatera Selatan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 110–120.
Mulyani, S., Rachman, B., & Yusdja, Y. (2023). Ketahanan sosial petani dalam sistem kemitraan kelapa sawit. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 21(3), 213–225.
Putriani, D., Tenriawaru, A., & Amrullah, M. (2018). Kajian kritis tentang posisi petani dalam kebijakan replanting. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(2), 88–97.
Soman, C. A., Van Donk, D. P., & Gaalman, G. J. C. (2004). Combined make-to-order and make-to-stock in a food production system. International Journal of Production Economics, 90(2), 223–235. https://doi.org/10.1016/j.ijpe.2003.12.011
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Emilia Fitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










